Perhutani Perkuat Keamanan Kawasan Hutan Lewat Kegiatan Patroli Rutin

CEPU, (26/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu terus meningkatkan upaya pengamanan kawasan hutan melalui patroli jalan raya untuk mencegah pencurian pohon dan mengantisipasi pengangkutan kayu hasil hutan secara ilegal menggunakan kendaraan roda empat (26/10). Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan kehutanan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya hutan negara.

Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, mengatakan bahwa patroli jalan raya merupakan salah satu bentuk pengawasan untuk meningkatkan keamanan hutan, khususnya pada jalur-jalur yang berpotensi digunakan sebagai akses pengangkutan kayu hasil pencurian. Pengawasan dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang melintas serta mencermati informasi dan indikasi aktivitas pengangkutan kayu yang mencurigakan.

“Patroli ini merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko pencurian pohon dan peredaran kayu ilegal. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ungkapnya.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kemuning, Yoyok Hadiyanto, menjelaskan bahwa patroli dilaksanakan dengan menyusuri jalur-jalur jalan raya yang berdekatan dengan kawasan hutan serta titik-titik yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan hutan. Melalui kegiatan tersebut, petugas berupaya meningkatkan pengawasan sekaligus mewaspadai kemungkinan penggunaan kendaraan roda empat untuk mengangkut kayu tanpa dokumen yang sah. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara petugas lapangan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengamanan hutan.

Selain melaksanakan patroli, Perhutani juga mendorong keterlibatan masyarakat sekitar hutan untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada pencurian pohon maupun pengangkutan hasil hutan secara ilegal. Sinergi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pengawasan di lapangan. Melalui komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat, potensi gangguan keamanan hutan diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Anggota LMDH Jati Wana Bhakti Desa Cabak, Adin Wiwik Hariyanto, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan patroli yang dilaksanakan Perhutani. Menurutnya, hutan memiliki manfaat besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sehingga kelestariannya perlu dijaga bersama.

“Kami sebagai masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan, kami akan berkoordinasi dengan petugas agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Melalui patroli jalan raya yang dilaksanakan secara terkoordinasi, Perhutani KPH Cepu berharap upaya pencegahan pencurian pohon dan pengangkutan kayu ilegal menggunakan kendaraan roda empat dapat berjalan lebih efektif. Perhutani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan hutan, tidak terlibat dalam praktik pencurian hasil hutan, serta berperan aktif memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan indikasi pelanggaran. Dengan sinergi yang berkelanjutan, kelestarian hutan negara diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. (Cpu/Pai).

Editor: Intan

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *