CEPU (27/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, aman, dan tertata guna mendukung kenyamanan serta kelancaran aktivitas sehari-hari. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam membangun budaya kerja yang disiplin, sehat, dan produktif, termasuk di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedewan (26/10).
Kebersihan dan kerapian lingkungan kerja bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui pembiasaan menjaga kebersihan, menata perlengkapan kerja, dan memastikan area aktivitas tetap rapi, setiap personel diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.
Administratur KPH Cepu melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedewan, Agun Supriyanto, menyampaikan bahwa menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan tertata merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami berupaya membangun kebiasaan positif di lingkungan kerja, mulai dari menjaga kebersihan, merapikan fasilitas, hingga memastikan area kerja tetap aman dan nyaman. Dengan lingkungan yang tertata, karyawan dapat bekerja lebih tenang, fokus, dan bersemangat dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.
Menurut Agun, budaya menjaga kebersihan dan kerapian perlu diterapkan secara konsisten, bukan hanya pada waktu tertentu. Kesadaran setiap individu menjadi kunci utama agar lingkungan kerja tetap terpelihara. Selain memberikan kenyamanan, kondisi lingkungan yang baik juga dapat membantu mengurangi potensi gangguan keselamatan, menjaga fasilitas agar tetap berfungsi dengan baik, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis.
Sementara itu, Kapolsek Kedewan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Priyono, menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih, aman, dan tertata memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan serta keamanan aktivitas masyarakat maupun institusi.
“Kesadaran menjaga kebersihan dan ketertiban harus dimulai dari lingkungan terdekat. Apabila setiap orang memiliki kepedulian terhadap kondisi sekitarnya, suasana yang aman, nyaman, dan kondusif akan lebih mudah diwujudkan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.
Melalui upaya tersebut, Perhutani KPH Cepu berharap budaya kerja yang bersih, aman, dan tertata dapat terus berkembang menjadi kebiasaan positif bagi seluruh jajaran. Lingkungan yang nyaman diharapkan tidak hanya meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan serta pelaksanaan tugas pengelolaan hutan. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, lingkungan kerja yang sehat dan tertib dapat diwujudkan secara berkelanjutan. (Cpu/Pai).
Editor: Nasyia
Copyright © 2026
















Leave a Reply