Perhutani KPH Semarang Perkuat Komunikasi dan Sinergi dengan Pesanggem untuk Jaga Kelestarian Hutan

BOYOLALI (03/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangan, Purwanto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama pesanggem di petak 231 B, wilayah RPH Gedangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padas, pada Selasa (03/11). Secara administratif, lokasi kegiatan berada di Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan sebagai sarana untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi secara langsung antara petugas Perhutani dan pesanggem. Melalui pertemuan tersebut, Perhutani berupaya meningkatkan koordinasi serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

Komunikasi secara langsung dengan pesanggem menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Perhutani di lapangan. Selain sebagai sarana penyampaian informasi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi maupun berbagai informasi terkait lingkungan di sekitar kawasan hutan.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padas, Riry Osmaroza, saat ditemui di tempat terpisah, menyampaikan bahwa komunikasi dengan pesanggem perlu terus dilakukan untuk membangun hubungan yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat serta koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga kelestarian hutan.

“Kami terus mendorong jajaran di lapangan untuk menjalin komunikasi dengan para pesanggem. Melalui kegiatan komsos, diharapkan hubungan antara Perhutani dan masyarakat semakin erat sehingga koordinasi dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mendukung pengelolaan dan kelestarian kawasan hutan,” ujar Riry Osmaroza.

Sementara itu, Yudi, salah satu pesanggem yang mengikuti kegiatan tersebut, menyambut baik komunikasi yang dilakukan oleh petugas Perhutani. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar hubungan dan koordinasi antara masyarakat dan Perhutani tetap terjaga.

“Dengan adanya komunikasi langsung seperti ini, kami dapat menjalin hubungan lebih dekat dengan petugas Perhutani. Harapannya, komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat dan Perhutani bisa saling mendukung dalam menjaga kawasan hutan,” ujar Yudi.

Perhutani KPH Semarang melalui jajaran BKPH Padas berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pesanggem. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendukung kelancaran pengelolaan hutan sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi kawasan hutan bagi masyarakat dan lingkungan. (Smg/Noe)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *