PURWODADI, PERHUTANI (03/11/2026) | Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan koordinasi bersama Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, terkait rencana pemasangan banner peringatan bencana alam di wilayah hutan BKPH Penganten. Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor BKPH Penganten pada Senin (2/11).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Penganten sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memberikan informasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga desa sekitar hutan yang melakukan aktivitas di kawasan hutan. Pemasangan banner peringatan bencana alam menjadi salah satu bentuk sosialisasi agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai potensi bahaya, terutama memasuki musim penghujan.
Dalam koordinasi tersebut, Perhutani bersama Pabin Jaga Wana Polres Grobogan membahas sejumlah hal terkait teknis pelaksanaan pemasangan banner, penentuan lokasi strategis yang mudah terlihat oleh masyarakat, serta materi imbauan yang akan disampaikan. Banner tersebut nantinya memuat pesan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, seperti pohon tumbang, tanah longsor, banjir, maupun kondisi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat ketika beraktivitas di kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Penganten, Heru Sutikno, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam meningkatkan upaya pencegahan dan mitigasi bencana di kawasan hutan.
“Melalui koordinasi bersama Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, kami berharap pemasangan banner peringatan bencana alam dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Banner ini diharapkan menjadi sarana informasi dan pengingat bagi masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan hutan, khususnya pada musim penghujan yang memiliki potensi bencana alam. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri, lingkungan, serta turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan,” ungkap Heru Sutikno.
Sementara itu, Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi sangat diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan potensi gangguan keselamatan masyarakat di kawasan hutan.
“Pemasangan banner peringatan bencana alam merupakan langkah positif sebagai bentuk edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Dengan adanya informasi yang mudah dilihat dan dipahami, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati serta mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar hutan. Kami mendukung sinergi bersama Perhutani dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kewaspadaan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Aiptu Wahyu Setiawan.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Perhutani KPH Purwodadi bersama Polres Grobogan berharap terjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin solid dalam mendukung upaya mitigasi bencana alam. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya di kawasan hutan, tetapi juga memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian hutan di wilayah BKPH Penganten.
Editor : Diono
















Leave a Reply