KEDUSELATAN, WONOSOBO (22/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan, dan Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0707 Wonosobo, yang dilaksanakan pada Selasa, (21/04).
Kegiatan ini, dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono, Titus Kurniawan, mewakili KPH Kedu Selatan, serta Pelaksana Tugas Wakil Administratur/Kepala Seksi Kesatuan Pemangkuan Hutan (KSKPH), Kedu Utara, yang juga menjabat Kepala Seksi Produksi Agro dan Ekowisata (PE), Alimin, bersama Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Yossy Elfirani, mewakili KPH Kedu Utara.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan (Yon TP), di kawasan hutan Perhutani, di Kabupaten Wonosobo, serta rencana pelaksanaan kegiatan penanaman pohon bersama mahasiswa, di dalam kawasan hutan.
Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyambut baik koordinasi yang dilakukan oleh Perhutani.
Ia, menyatakan kesiapan TNI, untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan, di kawasan hutan.
“Pada prinsipnya TNI, siap bersinergi dengan Perhutani, dalam mendukung rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan, di wilayah Kabupaten Wonosobo,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono, Titus Kurniawan, menyampaikan bahwa koordinasi ini, merupakan langkah strategis dalam memastikan rencana pembangunan dapat berjalan selaras dengan prinsip pengelolaan hutan yang lestari.
“Kami memandang koordinasi ini, sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan. Komunikasi yang intensif dengan pihak TNI, menjadi kunci dalam meminimalisasi dampak terhadap ekosistem,” jelasnya.
Selain pembahasan pembangunan batalyon, agenda penting lainnya adalah rencana kegiatan penanaman pohon bersama mahasiswa. Kegiatan ini, diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat, pengelola hutan, dan generasi muda, dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Mahasiswa, sebagai agen perubahan dinilai memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konservasi hutan. Melalui kegiatan penanaman bersama ini, tidak hanya dilakukan rehabilitasi lahan, tetapi juga edukasi lingkungan yang berkelanjutan.
Perhutani, KPH Kedu Selatan, dan Perhutani, KPH Kedu Utara, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan. Koordinasi ini, diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian hutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas. (Kds/Bhs).
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply