Patroli, dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan petak 124, RPH Brabo, sekaligus memantau kondisi lapangan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan tersebut juga melibatkan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Agung, yang tengah menggarap lahan di petak tersebut, yakni Nofar, sebagai bentuk sinergi antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar hutan.
Di tempat terpisah, Wakil Administratur, KPH Semarang, Andi Henu, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan upaya nyata dalam menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan.
Ia mengatakan, “Patroli gabungan ini, menjadi langkah konkret untuk memastikan hutan tetap aman. Kolaborasi antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan kondisi yang kondusif.”
Sementara itu, anggota LMDH Jati Agung, Nofar, mengapresiasi pelaksanaan patroli tersebut.
Ia mengungkapkan, “Kami sebagai masyarakat yang mengelola lahan di kawasan hutan merasa lebih tenang dengan adanya patroli ini. Selain itu, kami juga semakin memahami pentingnya menjaga hutan secara bersama-sama.”
Melalui kegiatan patroli gabungan ini, diharapkan sinergi antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian serta keamanan hutan secara berkelanjutan. (Smg/Noe)
Leave a Reply