Wujud Kepedulian Nyata, Perhutani Pekalongan Timur Ringankan Beban Keluarga Penyadap di Randudongkal

PEKALONGAN TIMUR (07/05/2026) | Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap mitra kerja penyadap getah pinus dan keluarganya, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum, dan IT, Yuvi Tri Hendrawan, menyerahkan santunan dan klaim asuransi kepada ahli waris penyadap di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal pada Minggu (06/04).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan dan kepedulian sosial sebagai wujud perhatian Perhutani kepada para penyadap yang selama ini telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan produksi getah pinus di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur. Salah satu ahli waris yang menerima santunan dalam kegiatan tersebut adalah Mulasih.

Administratur KPH Pekalongan Timur melalui, Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum, dan IT, Yuvi Tri Hendrawan, menyampaikan bahwa pemberian santunan dan asuransi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta komitmen Perhutani dalam memberikan perhatian kepada para pekerja penyadap dan keluarganya.

“Perhutani tidak hanya berfokus pada pengelolaan hutan dan produksi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap para penyadap yang menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan perusahaan. Santunan dan bantuan asuransi ini diharapkan dapat membantu serta meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Yuvi Tri Hendrawan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan penyadap memiliki peranan penting dalam kegiatan produksi getah pinus. Oleh karena itu, Perhutani terus berupaya memberikan perlindungan dan perhatian kepada para penyadap maupun keluarganya melalui program santunan dan asuransi.

Dalam kesempatan tersebut, Yuvi Tri Hendrawan juga menyampaikan rasa belasungkawa dan dukungan moril kepada keluarga ahli waris agar tetap diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah. Menurutnya, hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan harus terus dijaga melalui pendekatan sosial dan kepedulian yang nyata.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga ahli waris. Perhutani akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat serta menjaga hubungan baik dengan para mitra kerja dan masyarakat sekitar hutan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu ahli waris penerima santunan, Mulasih, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Perhutani KPH Pekalongan Timur kepada keluarganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan semoga Perhutani semakin maju serta terus peduli kepada masyarakat,” ungkap Mulasih.

Kegiatan penyerahan santunan dan asuransi tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian sosial Perhutani terhadap para pekerja penyadap yang telah membantu menjaga keberlangsungan produksi getah pinus di wilayah BKPH Randudongkal.

Selain sebagai bentuk perhatian perusahaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan sehingga tercipta hubungan kerja sama yang harmonis dan saling mendukung dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

Perhutani KPH Pekalongan Timur terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui berbagai program sosial, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya dukungan dan sinergi yang baik antara Perhutani dan masyarakat, diharapkan pengelolaan hutan dapat berjalan secara lestari, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan santunan dan penyerahan asuransi tersebut, Perhutani menunjukkan bahwa perusahaan hadir tidak hanya sebagai pengelola hutan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat sekitar hutan yang senantiasa peduli terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan para mitra kerjanya. (Pkt/Ran)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *