Perhutani KPH Pemalang Dampingi Penyaluran Bantuan dan Penguatan Desa Dampingan di Kendalrejo

PEMALANG (22/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dalam penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peninjauan hasil kegiatan Desa Dampingan di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, pada Selasa (20/10).

Berbagai bantuan yang disalurkan meliputi rehabilitasi 13 unit rumah tidak layak huni (RTLH), satu paket rehabilitasi jalan aspal, 13 unit sambungan listrik murah, dua paket Kelompok Usaha Bersama (KUBE) berupa usaha ternak ayam petelur serta usaha penjualan gas LPG dan sembako, 50 paket perlengkapan sekolah, lima paket Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta peningkatan kualitas lima unit RTLH.

Selain itu, diserahkan pula bantuan jambanisasi, sambungan listrik murah, modal usaha, 100 paket sembako, serta 1.000 kaleng kornet daging sapi bagi mustahik atau penerima bantuan yang berhak. Bantuan lainnya mencakup peralatan usaha kelompok, sarana dan prasarana pertanian bagi Kelompok Tani Sri Wenang Kendalrejo berupa alat panen dan perontok padi, satu paket Alat Peraga Edukasi (APE) untuk PAUD KB Buah Hati, serta bantuan sembako bagi warga lanjut usia.

Program Desa Dampingan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat usaha lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi desa melalui sinergi berbagai pihak.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyampaikan bahwa program Satu OPD Satu Desa Binaan merupakan bentuk kolaborasi antara Perhutani, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dunia usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

“Melalui program tersebut, berbagai intervensi dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan sembako, akses internet gratis, pemberdayaan UMKM, pelatihan ekonomi perempuan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, bantuan pendidikan, hingga dukungan bagi usaha ekonomi produktif,” ujarnya.

Taj Yasin menegaskan bahwa pemutakhiran data penerima bantuan merupakan hal penting untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran. Ia meminta pemerintah desa, operator data, dan pihak terkait melakukan pembaruan data secara berkala serta berkoordinasi setiap tiga bulan agar data yang tercatat sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan pendampingan sehingga berbagai program bantuan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, maupun Perhutani dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada akhir sambutannya, Taj Yasin turut menyampaikan pesan keagamaan mengenai pentingnya introspeksi diri, bertobat, dan memperbanyak istigfar sebagai bagian dari upaya memperbaiki diri dan kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan atas kunjungan dan pelaksanaan program Satu OPD Satu Desa Dampingan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, khususnya di Desa Kendalrejo.

Menurut Nurkholes, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat dibutuhkan karena masih banyak desa yang memerlukan pendampingan, sementara kemampuan anggaran daerah masih terbatas. Ia menjelaskan bahwa berbagai intervensi untuk mengentaskan kemiskinan telah dilaksanakan. Namun, upaya tersebut perlu dievaluasi secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan.

Nurkholes juga mengajak seluruh jajaran OPD untuk memperkuat sinergi, mengoptimalkan manfaat program yang telah berjalan, serta meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Ia berharap, melalui kolaborasi yang semakin kuat dan program yang selaras antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pemalang dapat berjalan lebih efektif sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.(Pml/Sks)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *