PEKALONGAN TIMUR (20/05/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengamankan aset perusahaan melalui kegiatan pengecekan lokasi Pasar Dibongas yang merupakan bagian dari tanah perusahaan Perhutani. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (18/05/2026) dan dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Sarana dan Prasarana KPH Pekalongan Timur Suwandi, yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Suwandi melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lapangan sekaligus memastikan batas, pemanfaatan, dan kondisi aset perusahaan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Perhutani dalam menjaga legalitas dan keberlangsungan aset negara yang berada di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur.
Di sela kegiatan pengecekan, Suwandi juga melakukan koordinasi dan komunikasi bersama Sekretaris Desa setempat Abdul Latif. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sinergi guna memperkuat hubungan baik antara Perhutani dan pemerintah desa dalam mendukung pengelolaan aset perusahaan secara tertib, aman, dan berkelanjutan.
Mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur, Suwandi menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan aset perusahaan merupakan agenda penting yang rutin dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga aset negara agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perusahaan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga dan memastikan aset perusahaan tetap aman serta termanfaatkan dengan baik. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah desa sangat penting guna menciptakan sinergi yang harmonis dalam pengelolaan dan pengawasan aset perusahaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan aset perusahaan yang berada di tengah masyarakat harus dikelola secara bijaksana dengan tetap memperhatikan aspek sosial, administrasi, dan keberlanjutan pemanfaatannya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Abdul Latif menyampaikan apresiasi atas langkah Perhutani yang terus aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa. Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung keberadaan aset perusahaan agar tetap terjaga dengan baik.
“Kami menyambut baik komunikasi yang dilakukan Perhutani. Dengan koordinasi yang baik, tentunya akan tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan Perhutani dalam menjaga aset serta mendukung pembangunan wilayah,” ungkap Abdul Latif.
Melalui kegiatan tersebut, KPH Pekalongan Timur berharap pengelolaan aset perusahaan dapat berjalan optimal, tertib administrasi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa dalam mendukung tata kelola aset negara yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Hening
Copyright © 2026













Leave a Reply