KEDU UTARA (17/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang melaksanakan koordinasi dengan pengelola Basecamp Gunung Sumbing via Adipuro, Desa Adipuro, Kabupaten Magelang, menjelang libur sekolah yang diperkirakan akan meningkatkan aktivitas wisata pendakian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (15/06) sebagai upaya memperkuat kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta meningkatkan pengelolaan sampah yang dihasilkan para pendaki.
Kawasan pendakian Gunung Sumbing via Adipuro berada di wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mangli, BKPH Magelang, yang menjadi salah satu jalur favorit pendaki saat musim liburan. Peningkatan jumlah pengunjung dinilai perlu diimbangi dengan pengawasan dan pengelolaan yang baik guna menjaga kelestarian kawasan hutan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Magelang, Yulianto, menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani dan pengelola basecamp memiliki peran penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan, khususnya dari ancaman karhutla dan pencemaran lingkungan akibat sampah pendakian.
“Memasuki musim libur sekolah, aktivitas pendakian diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik dengan pengelola basecamp agar seluruh pihak dapat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan memastikan pengelolaan sampah pendaki berjalan dengan baik,” ujar Yulianto.
Ia menambahkan bahwa edukasi kepada para pendaki mengenai larangan menyalakan api sembarangan, membuang puntung rokok di kawasan hutan, serta kewajiban membawa turun kembali sampah yang dihasilkan selama pendakian merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian ekosistem Gunung Sumbing.
Selain itu, Perhutani juga mengajak pengelola basecamp untuk terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pendakian, termasuk memastikan para pendaki mematuhi ketentuan yang berlaku serta menjaga kebersihan di sepanjang jalur pendakian.
Sementara itu, perwakilan pengelola Basecamp Gunung Sumbing via Adipuro, Ridho, menyampaikan apresiasinya atas koordinasi yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, komunikasi dan sinergi yang telah terjalin selama ini menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para pendaki sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.
“Pengelola basecamp siap mendukung upaya Perhutani dalam pencegahan karhutla dan penanganan sampah pendakian. Kami terus mengingatkan para pendaki agar tidak meninggalkan sampah di gunung serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku demi menjaga kelestarian alam Gunung Sumbing,” ungkap Ridho.
Melalui koordinasi tersebut, Perhutani KPH Kedu Utara bersama pengelola Basecamp Gunung Sumbing via Adipuro berharap meningkatnya kunjungan wisata pendakian selama masa libur sekolah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menjaga kelestarian kawasan hutan RPH Mangli dan BKPH Magelang sehingga manfaat ekologis maupun ekonomi dari keberadaan hutan dapat terus dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Hening
Copyright © 2026













Leave a Reply