KEDU UTARA (22/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hutan. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan koordinasi bersama Kapolsek dan Pemerintah Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, terkait upaya pencegahan gangguan keamanan hutan (kamhut) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa (18/06).
Kegiatan koordinasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Perhutani KPH Kedu Utara, aparat kepolisian, dan pemerintah desa dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan lestari. Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran hutan maupun gangguan keamanan hutan membutuhkan kewaspadaan serta kerja sama seluruh pihak.
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah langkah preventif, antara lain peningkatan patroli bersama, pelibatan masyarakat sekitar hutan dalam kegiatan pengamanan, sosialisasi bahaya karhutla, serta penguatan komunikasi dan pelaporan apabila ditemukan indikasi gangguan keamanan hutan maupun titik api.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani secara mandiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan dan pemerintah desa.
“Koordinasi ini merupakan upaya memperkuat sinergi dalam menjaga kawasan hutan, khususnya di wilayah RPH Pagergunung. Pencegahan gangguan keamanan hutan dan kebakaran hutan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan komunikasi dan kerja sama yang baik antara Perhutani, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi gangguan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sambungrejo, Gunarto, menyambut baik koordinasi yang dilakukan antara Perhutani dan pihak kepolisian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menciptakan keamanan dan mencegah kebakaran hutan.
“Kami dari Pemerintah Desa Sambungrejo siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan. Masyarakat akan terus kami imbau untuk berpartisipasi menjaga keamanan kawasan hutan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Apabila terdapat kejadian mencurigakan, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” ungkapnya.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat dengan unsur kepolisian dan pemerintah desa, diharapkan pengamanan kawasan hutan di wilayah RPH Pagergunung BKPH Ambarawa dapat berjalan lebih optimal. Sinergi lintas sektor dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)
Editor: Hening
Copyright © 2026













Leave a Reply