Sapu Bersih Penjarah Getah, Perhutani Kedu Utara Pasang Barikade Swakarsa di Candiroto

KEDU UTARA (22/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sejahtera Desa Larangan Luwok, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, melaksanakan patroli preventif untuk meningkatkan pengamanan aset perusahaan dan hasil produksi kehutanan berupa getah pinus di wilayah hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Jumat (19/06).

Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memastikan hasil produksi getah pinus tetap terpelihara dari potensi gangguan keamanan maupun tindakan pencurian yang dapat merugikan perusahaan dan masyarakat sekitar hutan.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah petak hutan produktif yang menjadi lokasi penyadapan getah pinus. Selain melakukan pemantauan terhadap kondisi tegakan dan sarana produksi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan serta keamanan hasil produksi yang menjadi salah satu sumber pendapatan negara dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan.

Sinergi antara Perhutani dan LMDH selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kondisi keamanan hutan yang kondusif. Keterlibatan masyarakat melalui wadah LMDH dinilai mampu memperkuat pengawasan di lapangan serta meningkatkan rasa memiliki terhadap keberadaan hutan dan sumber daya yang terkandung di dalamnya.

Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, menyampaikan bahwa kegiatan patroli preventif merupakan langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan fungsi produksi dan kelestarian hutan.

“Pengamanan aset dan hasil produksi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Perhutani terus membangun sinergi dengan LMDH dan masyarakat sekitar hutan agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sedini mungkin. Dengan adanya patroli rutin ini, Perhutani berharap kondisi kawasan hutan tetap aman, hasil produksi getah pinus dapat terjaga, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi perusahaan maupun masyarakat desa sekitar hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Sejahtera Sumardi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan dan hasil produksi di wilayah BKPH Candiroto.

“Kami bersama anggota LMDH siap mendukung kegiatan pengamanan hutan. Hutan merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Dengan menjaga aset dan hasil produksi getah pinus, kami juga turut menjaga keberlangsungan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Perhutani dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan hutan yang aman, lestari, dan produktif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan patroli preventif yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Perhutani KPH Kedu Utara bersama LMDH Wana Sejahtera berharap tercipta situasi keamanan hutan yang semakin kondusif, sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sumber produksi, serta sarana pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Sinergi yang kuat antara Perhutani dan masyarakat desa hutan menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan sekaligus mendukung keberhasilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *