PURWODADI, PERHUTANI (19/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungharjo Manunggal pada Jumat (19/06). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BKPH Bandung tersebut membahas berbagai aspek pengelolaan hutan, mulai dari keamanan hutan, proses produksi tebangan, keberhasilan tanaman, hingga pengembangan kegiatan Agroforestry.
Kegiatan koordinasi tersebut diikuti oleh Wakil Administratur KPH Purwodadi Henry Kristiawan bersama jajaran BKPH Bandung dan anggota LMDH sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keberlangsungan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristiawan menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kerja sama antara Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan.
“Koordinasi ini membahas beberapa hal strategis, di antaranya peningkatan keamanan hutan, evaluasi proses produksi tebangan, monitoring keberhasilan tanaman, serta pengembangan kegiatan Agroforestry yang melibatkan masyarakat desa hutan,” ujar Henry.
Menurutnya, pengelolaan hutan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi kayu, tetapi juga memperhatikan aspek ekologi dan sosial. Keberhasilan tanaman menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kelestarian hutan agar tetap produktif dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKPH Bandung, Arie Gunawan menekankan pentingnya kolaborasi antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat sekitar hutan dalam menjaga kawasan hutan.
“Keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya komunikasi yang baik antara petugas Perhutani dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan hutan dapat dicegah sejak dini. Selain itu, kegiatan Agroforestry menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung kelestarian hutan,” ungkap Arie.
Sementara itu, warga Desa Bandungsari Suratno menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan koordinasi yang dilakukan Perhutani bersama masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga hutan memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan dan perekonomian warga.
“Kami sebagai masyarakat desa hutan sangat mendukung kegiatan Perhutani. Dengan adanya komunikasi seperti ini, masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga hutan agar tetap lestari. Hutan yang terawat dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar,” kata Suratno.
Kegiatan koordinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi bersama, Perhutani KPH Purwodadi terus berkomitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Editor : Diono
















Leave a Reply