PURWODADI, PERHUTANI (19/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan kegiatan patroli keamanan hutan bersama masyarakat desa Godan pada Jumat (19/06). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memastikan kelestarian sumber daya hutan tetap terjaga.
Patroli ini diikuti jajaran Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo dengan menyasar beberapa wilayah kerja, di antaranya petak 24E dengan luas 13,50 hektare tanaman tahun 2002 di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Godan, Petak 24F yang merupakan Kawasan Perlindungan Setempat (KPS), serta Petak 25 A-2 dengan luas 2,40 hektare tanaman tahun 2007.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo menyampaikan bahwa patroli keamanan hutan merupakan kegiatan rutin yang memiliki peran penting dalam menjaga kondisi kawasan hutan.
“Patroli keamanan hutan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman, batas kawasan, serta potensi gangguan keamanan hutan dapat terpantau sejak dini. Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan agar tetap memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Susilo.
Menurutnya, kawasan hutan memiliki fungsi yang sangat penting, baik sebagai penghasil kayu, penyimpan sumber daya air, pengendali erosi, habitat berbagai jenis flora dan fauna, maupun sebagai penyangga kehidupan masyarakat sekitar hutan. Oleh karena itu, pengawasan secara langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas melakukan pengecekan batas-batas petak, anak petak, kawasan perlindungan setempat, kondisi tanaman, serta memastikan tidak terjadi gangguan seperti pencurian kayu, kerusakan tanaman, maupun aktivitas yang dapat mengancam ekosistem hutan.
Sementara itu, warga Desa Godan, Suyanto, menyampaikan bahwa kegiatan patroli tersebut memberikan pembelajaran langsung mengenai pengelolaan dan keamanan kawasan hutan.
“Patroli keamanan hutan memberikan pelajaran secara praktik di lapangan, terutama mengenal batas-batas petak, anak petak, dan kawasan KPS. Jadi selain mendapatkan teori, setiap kegiatan di lapangan bisa langsung dipraktikkan sehingga lebih memahami kondisi hutan secara nyata,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam menjaga hutan sangat diperlukan karena hutan merupakan aset bersama yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan patroli keamanan hutan ini, Perhutani KPH Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan dengan mengedepankan prinsip kelestarian. Sinergi antara petugas Perhutani dan masyarakat sekitar hutan diharapkan mampu menciptakan kondisi hutan yang aman, sehat, dan tetap lestari bagi generasi mendatang.
Editor : Diono













Leave a Reply