PEKALONGAN TIMUR (23/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana dalam kegiatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan yang digelar pada Senin (22/06).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, TNI, Polri, BUMN, BUMD, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan Kabupaten Pekalongan.
Forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam rangka menjaga stabilitas wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan. Berbagai isu strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari pembangunan ekonomi daerah, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Melalui forum ini, kita ingin memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar seluruh unsur di Kabupaten Pekalongan. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung berbagai program pemerintah daerah yang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan. Menurutnya, kawasan hutan yang dikelola Perhutani memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
“KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan seluruh pemangku kepentingan. Hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan pelestari lingkungan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui program kemitraan kehutanan, agroforestri, wisata alam, dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu,” ungkap Haris Setiana.
Lebih lanjut, Haris menjelaskan bahwa Perhutani terus mendorong penguatan kolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan melalui berbagai program pemberdayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan keseimbangan antara aspek konservasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga keberadaan hutan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Selain membahas pembangunan daerah, forum tersebut juga menjadi ajang diskusi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah berbagai tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap sumber daya alam. Dalam konteks tersebut, Perhutani menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan, mulai dari kegiatan reboisasi, perlindungan kawasan hutan, pengamanan aset negara, hingga pengembangan usaha berbasis kehutanan yang ramah lingkungan.
Kehadiran Perhutani dalam Forum Forkopimda Kabupaten Pekalongan mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah. Sebagai pengelola kawasan hutan negara, Perhutani dinilai memiliki kontribusi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Melalui forum koordinasi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Perhutani, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara harmonis, terintegrasi, dan berkelanjutan.
KPH Pekalongan Timur meyakini bahwa sinergi yang kuat antar lembaga merupakan modal utama dalam mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan serta mendukung tercapainya pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam Forum Forkopimda ini menjadi langkah positif dalam memperkuat komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik di masa mendatang. (Pkt/Ran)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply