KEBONHARJO (25/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melaksanakan patroli terpadu dan monitoring hutan jati bersama anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan preventif tersebut dilaksanakan dengan menyusuri Petak 98 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Terongan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sale, wilayah administratif Desa Wonokerto, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, pada Kamis (25/06).
Kegiatan ini diikuti Kepala BKPH Sale, Kepala BKPH Ngandang, Kepala BKPH Tuder beserta jajaran masing-masing, Pembina Jagawana, Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Polhutmob), serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Sale.
Patroli terpadu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Selain memantau kondisi tegakan jati, kegiatan tersebut juga bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan hutan, seperti perambahan kawasan, pembalakan liar, dan kebakaran hutan.
Administratur KPH Kebonharjo melalui Kepala BKPH Sale, Murtopo, mengatakan bahwa kegiatan patroli terpadu ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perhutani dan aparat kewilayahan, khususnya Koramil 11/Sale.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memperkuat sinergi antara Perhutani dan aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan serta mendorong kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan,” kata Murtopo.
Di tempat terpisah, Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, mengapresiasi dukungan TNI dalam kegiatan pengamanan hutan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Babinsa membuat pengawasan hutan menjadi lebih efektif.
“Sinergi dengan Babinsa sangat penting dalam pengamanan hutan. Melalui patroli bersama, pengawasan menjadi lebih efektif dan pesan pelestarian hutan dapat tersampaikan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani KPH Kebonharjo akan terus mengintensifkan kegiatan lapangan guna memastikan fungsi produksi, ekologi, dan sosial hutan tetap berjalan secara seimbang di seluruh wilayah kerjanya.
Sementara itu, Babinsa Koramil 11/Sale, Sertu Safi’in, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Ia menekankan pentingnya tindakan pencegahan agar hutan tetap terjaga dari aktivitas ilegal yang berpotensi merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati.
“Patroli yang dilakukan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melindungi hutan dari berbagai bentuk perusakan, termasuk penebangan liar, pembalakan ilegal, dan kebakaran hutan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang tidak bertanggung jawab,” tegas Safi’in. (Kbh/Ari)
Editor: Hening
Copyright © 2026













Leave a Reply