CEPU (01/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pucung bersama personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Sub-Detasemen Corps Polisi Militer (CPM) IV/3-1 Blora melaksanakan patroli bersama dan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat Desa Pucung, Rabu (01/07).
Administratur/Kepala KPH Cepu, melalui Kepala BKPH Pucung Tri Suhariyadi mengatakan bahwa membangun hutan bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga merawat dan menjaga hingga kembali menjadi hutan yang lestari. Menjaga hutan tidak hanya dilakukan dengan menangkal serangan hama dan penyakit tanaman, tetapi juga mempertahankan kawasan agar tidak dirusak atau dialihfungsikan serta menjaga integritas seluruh pihak agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan hutan.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan komitmen, kesabaran, dan waktu yang panjang. Dalam pelaksanaannya, diperlukan sinergi dengan masyarakat setempat yang lebih memahami situasi dan kondisi di lapangan.
Lebih lanjut, Tri Suhariyadi menjelaskan bahwa TNI memegang peran sentral sebagai pilar utama pengamanan dalam setiap operasi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto tercatat sebagai Wakil Ketua II Pengarah Satgas, sementara Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon bertugas sebagai Wakil Ketua I Pelaksana Satgas. Keterlibatan langsung pimpinan tertinggi TNI tersebut menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga kedaulatan negara atas kawasan hutan yang strategis.
Sementara itu, Personel Sub-Detasemen Corps Polisi Militer (CPM) IV/3-1 Blora Peltu Sutahan mengatakan bahwa keberadaan TNI bukan hanya untuk mempertahankan negara dari berbagai ancaman, tetapi juga menjadi pelindung dan pelayan bagi rakyat Indonesia, termasuk mendukung berbagai program pemerintah, seperti ketahanan pangan, program makan bergizi gratis, dan program prioritas lainnya.
Lebih lanjut, Peltu Sutahan menyampaikan instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bahwa tahun 2026 akan menghadirkan berbagai tantangan baru di semua aspek. Oleh karena itu, program pemerintah yang menjadi prioritas harus senantiasa didukung sehingga TNI dituntut semakin solid dan siap menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di tanah air melalui sinergi dengan berbagai instansi.
Ia menegaskan, “TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. Dengan demikian, mari kita terus meningkatkan profesionalisme, soliditas antarsesama, serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” jelasnya. (Cpu/Pai)
Editor: Naya
Copyright © 2026













Leave a Reply