Sambut Muharam 1448 H, Perhutani Pekalongan Barat Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

PEKALONGAN BARAT (02-07-2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama masyarakat Dukuh Pager Gunung, Desa Telaga, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, menggelar kegiatan santunan anak yatim dan pengajian umum dalam rangka memperingati Muharam 1448 Hijriah sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, Selasa malam (30/06).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Perhutani dan masyarakat sekitar kawasan hutan, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan serta kepedulian terhadap sesama. Acara dihadiri oleh jajaran Perhutani KPH Pekalongan Barat yang diwakili petugas Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bantarkawung, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta ratusan warga yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Santunan diserahkan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap mereka yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima dalam menyambut bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.

Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian umum yang mengangkat tema pentingnya memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, membangun semangat gotong royong, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga kelestarian hutan di tengah masyarakat. Melalui tausiyah yang disampaikan, seluruh jamaah diajak menjadikan momentum Muharam sebagai sarana introspeksi diri dan meningkatkan amal kebajikan.

Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Telaga, Topik Sugiarto, yang mewakili Kepala BKPH Bantarkawung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara Perhutani dan masyarakat semakin kuat. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial, keagamaan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh agama Desa Telaga, Ustaz Ceceng Abdul Qodir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani serta masyarakat Dukuh Pager Gunung yang telah bersinergi sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

“Kami berharap kegiatan santunan anak yatim dan pengajian umum seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus mempererat tali persaudaraan antara Perhutani dan masyarakat,” katanya.

Melalui peringatan Muharam 1448 Hijriah ini, seluruh pihak diharapkan semakin termotivasi untuk menebarkan kebaikan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga kebersamaan dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian. (Pkb/Sgy)

Editor: Naya

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *