Sapu Bersih Maling Kayu Pantura! Siasat Cerdas Perhutani Kendal Rangkul Polsek Subah

KENDAL (02/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama para stakeholder di wilayah Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (02/07).

Kegiatan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara Perhutani dengan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah daerah, pemerintah desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta tokoh masyarakat dalam mewujudkan keamanan kawasan hutan yang kondusif di wilayah Subah dan sekitarnya.

Administratur KPH Kendal melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah, Budi Karyanto, menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan sarana yang efektif untuk membangun kesamaan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan hutan di wilayah Subah, Kabupaten Batang. Gangguan tersebut antara lain pencurian kayu, perambahan kawasan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berbagai aktivitas ilegal lainnya.

“Keamanan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi sosial ini, kami berharap seluruh stakeholder dapat terus bersinergi dalam menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan di wilayah Subah dan sekitarnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis untuk meningkatkan patroli bersama, memperkuat penyuluhan kepada masyarakat, serta mendorong peran aktif warga dalam melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kawasan hutan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Subah, Joko Supriyanto, menyambut baik kegiatan komunikasi sosial tersebut. Ia menyatakan bahwa Polsek Subah berkomitmen untuk terus mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan di wilayah hukumnya. Menurutnya, kerja sama yang solid antara instansi dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan hutan yang aman, lestari, dan produktif secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Perhutani berharap hubungan yang semakin harmonis dengan seluruh stakeholder dapat terus terjalin sehingga upaya perlindungan dan pengamanan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan. (Knd/Mwn).

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *