PEKALONGAN BARAT, BREBES (03-07-2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para tokoh masyarakat di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, sebagai langkah strategis dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan (Gukamhut). Pertemuan koordinasi tersebut dilaksanakan di rumah salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Salem pada Kamis malam (02/07).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan agar tercipta pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai potensi gangguan seperti pencurian kayu, perambahan hutan, penggarapan liar, kebakaran hutan, hingga penggembalaan kerbau di kawasan hutan diharapkan dapat dicegah sejak dini. Langkah ini sejalan dengan pendekatan Perhutani yang terus memperkuat kolaborasi bersama unsur masyarakat dan aparat di wilayah Salem.
Mewakili Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat, Asper/Kepala BKPH Salem Taufiq menyampaikan bahwa tokoh masyarakat memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian hutan. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan perlu terus dibangun guna menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian kawasan hutan.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini semakin kuat. Dukungan para tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan edukasi kepada warga agar bersama-sama menjaga hutan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan hutan,” ujarnya.
Para tokoh masyarakat Salem menyambut baik langkah Perhutani yang mengedepankan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan koordinasi. Menurut mereka, kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena hutan memiliki fungsi penting sebagai penyangga kehidupan, sumber mata air, pencegah bencana, serta penopang perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Salem, Karta Atmanagara, menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program-program Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan melalui peningkatan kepedulian lingkungan, pengawasan bersama, serta penyampaian informasi apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan hutan.
Melalui koordinasi dan komunikasi yang dilakukan secara berkesinambungan, Perhutani KPH Pekalongan Barat, khususnya BKPH Salem, optimistis sinergi bersama masyarakat akan semakin solid sehingga upaya menjaga kelestarian hutan, mencegah gangguan keamanan hutan, dan mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, dapat terlaksana secara optimal demi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Pkb/Sgy)
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply