PEKALONGAN TIMUR (09/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim yang dirangkaikan dengan siraman rohani sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Rabu (08/07).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BKPH Bawang, Sugiarto, mewakili Administratur/Kepala KPH Pekalongan Timur, dengan menghadirkan Ustaz Zainal sebagai penceramah. Acara diikuti jajaran karyawan Perhutani, petugas lapangan, mitra kerja, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim dari wilayah sekitar BKPH Bawang.
Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, kemudian ditutup dengan siraman rohani yang memberikan motivasi serta penguatan nilai-nilai keimanan.
Mewakili Administratur/Kepala KPH Pekalongan Timur, Kepala BKPH Bawang, Sugiarto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus implementasi tanggung jawab sosial Perhutani kepada masyarakat sekitar kawasan hutan.
“Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik kita yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi wujud kepedulian Perhutani kepada masyarakat. Selain itu, melalui siraman rohani ini kami berharap seluruh insan Perhutani semakin memperkuat nilai keimanan, kejujuran, dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, santunan diserahkan secara simbolis kepada anak-anak yatim sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar Perhutani KPH Pekalongan Timur. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai prosesi penyerahan santunan.
Sementara itu, Ustaz Zainal dalam tausiahnya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur, memperkuat keikhlasan dalam bekerja, serta menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.
“Berbagi kepada anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Perhutani, memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang menerima santunan, dan semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita,” tuturnya.
Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara Perhutani, mitra kerja, dan masyarakat sekitar hutan. Perhutani meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian target produksi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan santunan anak yatim dan siraman rohani ini, Perhutani KPH Pekalongan Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program sosial dan keagamaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Diharapkan kegiatan tersebut semakin mempererat sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, harmonis, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Naya
Copyright © 2026
















Leave a Reply