Antisipasi Musim Kemarau, Perhutani Semarang Intensifkan Edukasi Cegah Kebakaran Hutan ke Masyarakat

SEMARANG  (13/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jembolo Selatan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Senin (13/07).

Kegiatan komsos dilaksanakan oleh Mandor BKPH Jembolo Selatan Tito Rahayu dengan melibatkan perwakilan petani penggarap di wilayah BKPH Jembolo Selatan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan koordinasi dan kesadaran masyarakat dalam mencegah potensi terjadinya karhutla, khususnya pada musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, Perhutani memberikan edukasi kepada para petani penggarap mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran.

Di tempat terpisah, Wakil Administratur KPH Semarang Andi Henu Susanto menyampaikan bahwa komsos merupakan salah satu langkah preventif yang secara konsisten dilakukan Perhutani untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi sosial, Perhutani terus mengajak masyarakat, khususnya petani penggarap yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga hutan dari ancaman kebakaran. Sinergi yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari,” ujar Andi Henu Susanto.

Sementara itu, salah seorang petani hutan, Sujarman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan komsos yang diselenggarakan Perhutani. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

“Kami merasa terbantu dengan adanya penyuluhan dari Perhutani. Informasi yang diberikan menambah wawasan kami mengenai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kami siap mendukung dan menjalankan imbauan yang telah disampaikan demi menjaga kawasan hutan tetap aman dan lestari,” ungkap Sujarman.

Melalui kegiatan komsos tersebut, Perhutani KPH Semarang berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Perhutani dan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, kelestarian kawasan hutan di wilayah Desa Bergas Lor diharapkan dapat terus terjaga. (Smg/Noe).

Editor: Naya

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *