PURWODADI, PERHUTANI (13/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui kegiatan patroli gabungan keamanan hutan yang dilaksanakan di wilayah BKPH Sambirejo pada Senin (13/07). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, dengan menyasar Petak 25 RPH Gondan, Petak 72 RPH Sendangpakelan, serta Petak 72 RPH Siwalan.
Patroli gabungan tersebut melibatkan jajaran petugas Perhutani BKPH Sambirejo sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan, seperti pencurian hasil hutan, perambahan kawasan, perburuan liar, hingga mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi pada musim kemarau.
Kegiatan ini merupakan implementasi komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan sekaligus menindaklanjuti arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah agar seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui patroli rutin, deteksi dini, komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan, serta langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tegakan, akses jalan hutan, titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan, serta area yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar hutan agar tidak melakukan pembakaran lahan, membuang puntung rokok sembarangan, maupun aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana kebakaran hutan.
“Patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan kawasan hutan tetap aman, lestari, dan produktif. Memasuki musim kemarau, kami meningkatkan intensitas patroli sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga hutan dengan tidak melakukan pembakaran lahan ataupun tindakan yang dapat menimbulkan kebakaran hutan. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena manfaatnya sangat besar bagi kehidupan, mulai dari menjaga sumber air, mencegah bencana, hingga mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Susilo.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, LMDH, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengamanan hutan yang efektif sehingga setiap potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.
Sementara itu, warga Desa Gondan, Sugeng Riyono, memberikan apresiasi atas kegiatan patroli yang rutin dilakukan oleh Perhutani.
“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli gabungan seperti ini. Kehadiran petugas Perhutani di lapangan memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga hutan. Kami mendukung penuh upaya pencegahan kebakaran hutan dan siap mengingatkan warga agar tidak membakar lahan maupun melakukan kegiatan yang dapat merusak hutan. Hutan yang lestari akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekarang maupun generasi mendatang,” ungkapnya Sugeng Riyono.
Melalui kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Perhutani KPH Purwodadi berharap keamanan kawasan hutan tetap terjaga, ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini, serta terbangun kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Editor : Diono













Leave a Reply