PURWODADI, PERHUTANI (13/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui kegiatan patroli preventif yang dilaksanakan di Petak 114A seluas 10,6 hektare dengan jenis tanaman jati tahun tanam 2001, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jatipohon, BKPH Jatipohon, pada Senin (13/07). Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Perhutani BKPH Jatipohon bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur Desa Sumber Jatipohon sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan hutan dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau.
Patroli preventif dilakukan dengan menyusuri seluruh areal petak untuk memastikan kondisi tegakan jati tetap aman, memantau kemungkinan adanya aktivitas ilegal seperti pencurian kayu, perambahan kawasan hutan, maupun indikasi kebakaran hutan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat sekitar agar turut berperan aktif menjaga kelestarian hutan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Kegiatan ini merupakan implementasi komitmen Perhutani dalam menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sekaligus menindaklanjuti arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Perhutani juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan langkah nyata untuk menjaga kelestarian hutan melalui pendekatan kolaboratif bersama masyarakat desa hutan.
“Patroli preventif ini kami laksanakan secara rutin sebagai upaya menjaga keamanan kawasan hutan, melindungi tanaman jati yang menjadi aset negara, sekaligus mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan hutan, terutama ancaman kebakaran hutan dan lahan yang meningkat pada musim kemarau. Sesuai arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, kami terus memperkuat sinergi dengan LMDH dan masyarakat agar bersama-sama menjaga hutan tetap lestari. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena manfaatnya sangat besar bagi lingkungan, sumber mata air, dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Tutut Sugianto.
Sementara itu, Ketua LMDH Jati Makmur, Saryono, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan patroli bersama Perhutani. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin selama ini mampu meningkatkan kepedulian warga terhadap pentingnya menjaga hutan.
“Kami siap mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Melalui patroli bersama ini masyarakat menjadi semakin memahami pentingnya mencegah pencurian kayu, perambahan, maupun kebakaran hutan. Kami juga mengimbau seluruh warga agar tidak melakukan pembakaran di sekitar kawasan hutan serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang mencurigakan. Hutan yang lestari akan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekarang maupun generasi yang akan datang,” ungkap Saryono.
Melalui kegiatan patroli preventif yang dilaksanakan secara berkesinambungan bersama LMDH dan masyarakat, Perhutani KPH Purwodadi berharap tercipta kondisi kawasan hutan yang aman, produktif, dan lestari. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan, sekaligus mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan di wilayah BKPH Jatipohon.
Editor : Diono













Leave a Reply