Perkuat Kesiapsiagaan Kemarau, Perhutani KPH Kedu Selatan Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla Purworejo

KEDU SELATAN (18/7/2026) | Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan, lahan, dan kekeringan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/7) di Ruang Rapat Arahiwang, Kabupaten Purworejo, tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto yang mewakili Bupati Purworejo.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh instansi dan elemen masyarakat agar upaya pencegahan, penanganan, hingga pemulihan dampak bencana dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.

Paparan pertama disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Purworejo yang menjelaskan wilayah dan desa-desa yang tergolong rawan kebakaran hutan, lahan, maupun kekeringan. Selain itu, dipaparkan pula dasar hukum yang mengatur tindak pidana pembakaran hutan dan lahan beserta ancaman sanksi pidana dan denda. Polres Purworejo juga menyampaikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang dimiliki untuk mendukung penanganan karhutla.

Selanjutnya, perwakilan Kodim 0708/Purworejo memaparkan kesiapan personel, pola koordinasi antarinstansi, serta dukungan TNI dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo menekankan pentingnya sinergi mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah utama dalam membangun kesadaran terhadap bahaya karhutla. BPBD juga mengingatkan bahwa bencana tidak dapat dihindari, namun dampaknya dapat diminimalkan melalui mitigasi yang baik. Selain penanganan saat bencana, BPBD menyoroti pentingnya layanan trauma healing bagi korban serta menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Administratur/Kepala KPH Kedu Selatan melalui Kepala Seksi Sumber Daya Hutan, Keamanan, Agraria, dan Perlindungan (KSS HKAKP) Bambang Heri Sutrisno menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh upaya penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau.

“Perhutani siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Koordinasi yang baik, patroli terpadu, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meminimalkan potensi terjadinya karhutla di wilayah KPH Kedu Selatan,” ujarnya.

Rakor tersebut juga dihadiri Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Danru Polhutmob) Harum Digdo N., Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VIII Kebumen, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Paguyuban Polosoro, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran seluruh peserta diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Purworejo. (Kds/Bhs)

Editor: Hening
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *