Perhutani dan Damkar Wirosari Bersinergi Perkuat Antisipasi Kebakaran di TPK Wirosari

PURWODADI, PERHUTANI (23/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui sinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan koordinasi antara jajaran Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Wirosari dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Wirosari pada Kamis (23/07), sebagai langkah antisipatif dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

Koordinasi tersebut dilaksanakan mengingat TPK Wirosari merupakan salah satu objek vital Perhutani yang berfungsi sebagai lokasi penimbunan hasil produksi kayu sebelum dipasarkan. Dengan luas area mencapai 3,0 hektare dan kapasitas penampungan hingga 3.600 meter kubik kayu, TPK Wirosari memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menerapkan langkah-langkah mitigasi risiko secara terpadu, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran.

Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala TPK Wirosari, Totok Agung, menyampaikan bahwa sinergi dengan Damkar merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam melindungi aset negara sekaligus menjaga kelancaran operasional perusahaan.

“TPK merupakan lokasi penyimpanan hasil produksi kayu yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus dalam aspek pengamanan, terutama terhadap potensi kebakaran. Melalui koordinasi ini kami ingin memastikan kesiapan personel, sarana, serta jalur komunikasi dengan Damkar dapat berjalan optimal. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan baik ini mampu memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat,” ujar Totok.

Selain melakukan koordinasi teknis, kedua pihak juga membahas mekanisme respons cepat, akses menuju lokasi, titik-titik sumber air, serta pola komunikasi yang akan digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko kerugian sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Wirosari, Titto Ari, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Perhutani dalam membangun koordinasi sejak dini.

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam menghadapi ancaman kebakaran. Kami mengapresiasi inisiatif Perhutani KPH Purwodadi yang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Damkar. Dengan adanya sinergi ini, kami siap memberikan dukungan penuh apabila diperlukan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ungkap Titto Ari.

Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama Damkar, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi prinsip kolaborasi dalam menjaga aset negara, melindungi lingkungan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *