Kolaborasi Perhutani, TNI, dan Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan

PURWODADI, PERHUTANI (30/07/2026) | Kepulan asap tampak membumbung dari kawasan hutan Petak 77A-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo pada Rabu (29/07). Informasi mengenai munculnya titik api segera diterima jajaran Perhutani KPH Purwodadi. Tanpa menunggu waktu lama, Administratur KPH Purwodadi bersama Polisi Kehutanan (Polhut), petugas lapangan, anggota Polsek Wirosari, dan anggota Koramil Wirosari bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area, mengidentifikasi arah penyebaran api, serta berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan pemadam kebakaran hutan. Berkat koordinasi yang cepat dan kerja sama yang solid antarinstansi, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Proses pemadaman berlangsung dengan tertib sesuai prosedur. Seluruh personel menjalankan tugas masing-masing, mulai dari pengamanan lokasi, pemadaman, hingga pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Namun, peristiwa tersebut bukanlah kejadian kebakaran hutan yang sebenarnya. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan simulasi penanganan kebakaran hutan yang diselenggarakan oleh Perhutani KPH Purwodadi sebagai bentuk peningkatan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Simulasi yang dipimpin langsung oleh Administratur KPH Purwodadi ini melibatkan jajaran Kepala BKPH se-KPH Purwodadi, Polisi Kehutanan, petugas lapangan, anggota Polsek Wirosari, anggota Koramil Wirosari, serta unsur pendukung lainnya. Melalui skenario yang menyerupai kondisi nyata, seluruh peserta dilatih untuk merespons laporan kebakaran secara cepat, melakukan koordinasi lintas sektor, serta menerapkan prosedur pemadaman sesuai standar operasional.

Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan mengatakan bahwa latihan semacam ini sangat penting untuk memastikan seluruh personel memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal ketika menghadapi kejadian sebenarnya.

“Simulasi ini kami laksanakan agar seluruh personel terbiasa bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan. Perlindungan hutan tidak cukup hanya dengan pengawasan, tetapi juga harus didukung kesiapan sumber daya manusia, peralatan, dan sinergi dengan seluruh pihak. Kami berharap melalui latihan ini kemampuan personel semakin meningkat sehingga kawasan hutan di KPH Purwodadi tetap terjaga kelestariannya.”

Kapolsek Wirosari AKP Saptono Widyo Hariyanto menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani, TNI, dan Polri menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hutan, termasuk kebakaran.

“Kami mengapresiasi inisiatif Perhutani dalam menyelenggarakan simulasi ini. Latihan bersama seperti ini mampu meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan kecepatan respons seluruh personel. Polri akan terus mendukung upaya perlindungan kawasan hutan karena hutan merupakan aset negara yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.”

Melalui simulasi tersebut, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian hutan melalui peningkatan kapasitas personel, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penerapan langkah-langkah preventif. Dengan kesiapsiagaan yang terus diasah, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat dicegah maupun ditangani secara cepat sehingga kelestarian hutan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *