Patroli Gabungan Perhutani dan LMDH Wana Tirta Perkuat Pengamanan Hutan serta Antisipasi Karhutla di BKPH Karangasem

PURWODADI, PERHUTANI (29/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus meningkatkan upaya perlindungan kawasan hutan melalui kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan di petak 16 B1 seluas 4,70 hektare dengan tegakan jati tahun tanam 2002, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Peting, BKPH Karangasem, bersama KRPH Angkatan dan LMDH Wana Tirta pada Rabu (29/07).

Kegiatan patroli gabungan tersebut melibatkan jajaran Perhutani BKPH Karangasem, KRPH Angkatan, serta pengurus LMDH Wana Tirta sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi pada musim kemarau.

Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan untuk memastikan kondisi tegakan jati tetap aman, memantau kemungkinan adanya aktivitas ilegal, serta mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sri Purwanto, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan langkah nyata dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan melalui kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat.

“Perhutani terus mengedepankan sinergi dengan LMDH serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian hutan. Patroli gabungan ini tidak hanya bertujuan mencegah gangguan keamanan hutan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan sebagai sumber kehidupan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan,” jelas Sri Purwanto.

Ia menambahkan bahwa kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena hutan memiliki fungsi penting sebagai penyimpan cadangan air, penyangga kehidupan, penghasil oksigen, serta habitat berbagai flora dan fauna. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Tirta, Dwi Raharto, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung setiap program Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

“Kami bersama anggota LMDH berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga hutan dari berbagai ancaman, termasuk kebakaran hutan dan pencurian kayu. Kami juga akan terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Hutan yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” ungkap Dwi Raharto.

Melalui kegiatan patroli gabungan yang dilakukan secara rutin, Perhutani KPH Purwodadi berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat sekitar hutan dalam menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, serta bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan demi memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *