PURWODADI, PERHUTANI (06/08/2026) | Dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Perhutani KPH Purwodadi melaksanakan patroli gabungan di wilayah RPH Sendangpakelan petak 158 seluas 13,0 hektare, tanaman jati tahun tanam 2009, wilayah kerja BKPH Sambirejo, pada Rabu (5/08).
Kegiatan patroli dipimpin oleh Kepala BKPH Sambirejo, bersama jajaran petugas Perhutani BKPH Sambirejo. Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap gangguan keamanan hutan maupun ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Selain melakukan pemantauan kondisi tegakan jati, petugas juga memeriksa jalur akses hutan, memastikan tidak terdapat aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, serta memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan melalui langkah-langkah preventif. Patroli rutin dinilai penting untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan kawasan, maupun munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan salah satu strategi utama dalam menjaga kelestarian hutan agar tetap memberikan manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat.
“Patroli gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau. Kami terus meningkatkan pengawasan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena hutan memiliki fungsi penting sebagai penyangga kehidupan, pengatur tata air, penyerap karbon, serta sumber kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara lestari,” ujar Susilo.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara petugas Perhutani dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kawasan hutan yang aman dan lestari. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan potensi kebakaran maupun gangguan keamanan hutan akan mempercepat upaya penanganan di lapangan.
Sementara itu, Suryono, warga Dusun Sendangpakelan, mengapresiasi langkah Perhutani yang secara rutin melaksanakan patroli di wilayah hutan yang berbatasan dengan permukiman warga.
“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin dari Perhutani. Kehadiran petugas memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan. Kami siap mendukung dan ikut menjaga kelestarian hutan karena manfaatnya sangat besar bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga sumber mata air dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya Suryono.
Melalui patroli gabungan yang dilakukan secara berkelanjutan, Perhutani KPH Purwodadi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan semakin meningkat. Dengan pengawasan yang intensif, sinergi bersama masyarakat, serta upaya pencegahan Karhutla yang konsisten, kawasan hutan di wilayah BKPH Sambirejo diharapkan tetap aman, lestari, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Editor : Diono













Leave a Reply