PURWODADI, PERHUTANI (10/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Tirta melaksanakan patroli gabungan dan antisipasi kebakaran hutan di wilayah RPH Peting, BKPH Karangasem, pada Sabtu (8/08).
Kegiatan patroli dilaksanakan di petak 16E dengan luas 7,0 hektare yang merupakan kawasan tanaman jati tahun tanam 2008. Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Perhutani bersama masyarakat desa hutan untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.
Dalam pelaksanaan patroli, jajaran Perhutani BKPH Karangasem bersama anggota LMDH Wana Tirta melakukan pemantauan kondisi kawasan hutan, pengecekan potensi titik rawan kebakaran, serta memastikan tidak terdapat aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat sekitar hutan mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan secara bersama-sama.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sri Purwanto, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan langkah nyata Perhutani dalam meningkatkan pengamanan kawasan hutan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
“Patroli gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Perhutani bersama LMDH dalam menjaga kawasan hutan, khususnya menghadapi potensi kebakaran pada musim kemarau. Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di dalam maupun sekitar kawasan hutan karena api dapat dengan mudah merambat dan mengakibatkan kerusakan hutan,” ujar Sri Purwanto.
Menurutnya, upaya menjaga kelestarian hutan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani sendiri, tetapi membutuhkan peran serta dan kepedulian masyarakat. Sinergi dengan LMDH menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam menciptakan kondisi hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan. Pencegahan kebakaran jauh lebih penting daripada penanganan setelah api membesar. Apabila masyarakat menemukan adanya potensi kebakaran atau aktivitas yang dapat mengancam keamanan hutan, segera berkoordinasi dengan petugas Perhutani agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Wana Tirta, Dwi Rahato, menyampaikan bahwa masyarakat desa hutan memiliki kepentingan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Menurutnya, kegiatan patroli bersama menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan hutan.
“Kami dari LMDH Wana Tirta siap mendukung Perhutani dalam menjaga dan melestarikan hutan. Patroli bersama ini penting untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering,” ungkap Dwi Rahato.
Ia menambahkan bahwa keberadaan hutan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, baik dari sisi ekologis maupun sosial ekonomi. Karena itu, pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama sehingga keberadaan tegakan jati dan ekosistem hutan dapat terus terjaga.
Perhutani KPH Purwodadi secara berkelanjutan meningkatkan kegiatan patroli, pemantauan kawasan, komunikasi sosial, serta koordinasi dengan LMDH dan berbagai pihak terkait sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan hutan dan kebakaran hutan. Langkah preventif tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kerusakan hutan sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari.
Melalui patroli gabungan di petak 16E RPH Peting tersebut, Perhutani dan LMDH Wana Tirta menegaskan komitmen untuk membangun sinergi dalam menjaga keamanan kawasan, mencegah kebakaran hutan, serta mempertahankan kelestarian hutan sebagai sumber manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Editor : Diono













Leave a Reply