Perhutani KPH Banyumas Barat Perkuat Sinergi Dukung Program TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat

BANYUMAS BARAT (13/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) melalui kehadiran pada acara penutupan rangkaian program TMMD di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Administratur/KKPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, diwakili oleh Kepala BKPH Wanareja, Sholehan, didampingi Kepala RPH Dayeuhluhur, Sahidin Prayitno. Hadir pula Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Infanteri Aryudha Sakti, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dayeuhluhur.

Kehadiran Perhutani merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan desa yang dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Perhutani, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Program TMMD di Desa Bingkeng merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Program tersebut secara resmi dibuka pada 15 Juli 2026 dan diarahkan untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan akses dan infrastruktur.

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan hingga 13 Agustus 2026 dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Administratur/KKPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Wanareja, Sholehan, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung pelaksanaan TMMD sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan wilayah.

“Perhutani KPH Banyumas Barat berkomitmen mendukung program TMMD karena kegiatan ini merupakan bentuk nyata gotong royong antara TNI, pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Kami berharap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bingkeng serta meningkatkan akses dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat,” ujar Sholehan.

Menurutnya, sinergi antara Perhutani dan TNI di wilayah kerja KPH Banyumas Barat selama ini terus dibangun melalui koordinasi kewilayahan, pengamanan kawasan hutan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, kegiatan sosial, serta dukungan terhadap pembangunan masyarakat sekitar hutan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting karena pembangunan wilayah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Infanteri Aryudha Sakti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD di Desa Bingkeng.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, Perhutani, dan seluruh unsur yang terlibat. Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan gotong royong yang telah diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Aryudha Sakti.

Lebih lanjut, Komandan Kodim 0703/Cilacap menegaskan bahwa manfaat TMMD diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan ditutup. Masyarakat diharapkan dapat menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan sebaik-baiknya.

Semangat gotong royong yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD juga diharapkan terus dipertahankan untuk mendukung berbagai kegiatan pembangunan di Desa Bingkeng. Dengan demikian, hasil program dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Perhutani memandang kegiatan TMMD sebagai salah satu sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kecamatan Dayeuhluhur merupakan salah satu wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan pengelolaan kawasan hutan dan kehidupan masyarakat sekitar hutan.

Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, kondusif, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang terjalin juga menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

Penutupan program TMMD di Desa Bingkeng sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara bersama-sama. Perhutani KPH Banyumas Barat berharap hasil program tersebut dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ke depan, Perhutani akan terus membuka ruang kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Kegiatan penutupan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Kehadiran berbagai unsur menjadi bukti bahwa pembangunan desa membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak.

Perhutani KPH Banyumas Barat berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar hutan melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Cilacap. (Byb/Twn)

Editor: Nisa

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *