Sinergi Amankan Kawasan Hutan, Perhutani BKPH Bokol Gelar Koordinasi Kewilayahan Bersama Pemdes Besuki Banyumas

Sinergi Amankan Kawasan Hutan, Perhutani BKPH Bokol Gelar Koordinasi Kewilayahan Bersama Pemdes Besuki Banyumas

BANYUMAS BARAT (19/08/2026) | Perhutani dan Pemdes Besuki Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kelestarian Hutan. Guna meningkatkan keamanan dan kelestarian kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa di sekitar kawasan hutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi kewilayahan antara jajaran Perhutani dan Pemerintah Desa (Pemdes) Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mencegah berbagai gangguan keamanan hutan (Ggnhut), seperti pembalakan liar dan perambahan kawasan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kolaborasi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kawasan hutan secara berkelanjutan.

Administratur/KKPH Banyumas Barat Herry Merkussiyanto Putro melalui Kepala BKPH Bokol Sugeng Suyatno menyampaikan bahwa hutan memiliki fungsi vital yang harus dijaga bersama. Menurutnya, Perhutani tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aktif dari masyarakat dan pemerintah desa sebagai pemangku wilayah terdekat.

“Koordinasi ini merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi dan mempererat silaturahmi. Kami dari pihak Perhutani sangat mengapresiasi keterbukaan Pemdes Besuki yang selalu siap bergerak bersama dalam mengawal keamanan lingkungan hutan kita,” ujar Sugeng Suyatno.

Dalam kegiatan tersebut, Sugeng Suyatno didampingi Kepala RPH Randegan Jumeno. Jajaran lapangan menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin serta membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan perangkat desa sebagai upaya mendeteksi potensi gangguan sejak dini.

Kepala Desa Besuki Anas Setyo Budi bersama jajaran perangkat desa menyambut baik koordinasi tersebut. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Desa Besuki untuk mendukung program kerja Perhutani, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

Menurut Anas, keberadaan hutan di wilayah Desa Besuki memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, antara lain dalam menjaga ketersediaan air dan membantu mencegah berbagai potensi bencana alam. Karena itu, masyarakat perlu dilibatkan dalam upaya menjaga kawasan hutan.

“Kami jajaran Pemerintah Desa Besuki menyambut baik koordinasi ini. Hutan adalah aset bersama yang memberikan banyak manfaat bagi warga kami. Oleh karena itu, kami siap bersinergi, mengedukasi masyarakat agar ikut menjaga, dan segera melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan di dalam kawasan hutan,” tegas Anas.

Koordinasi tersebut juga membahas pentingnya peningkatan sosialisasi mengenai ketentuan dan hukum kehutanan kepada masyarakat. Pemahaman yang baik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan kawasan serta mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerusakan hutan.

Selain itu, Perhutani dan Pemerintah Desa Besuki sepakat memperkuat pemantauan bersama di sejumlah titik yang dinilai rawan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan sekaligus mempercepat koordinasi apabila terjadi permasalahan di lapangan.

Melalui sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat, kawasan hutan di wilayah RPH Randegan, BKPH Bokol, KPH Banyumas Barat diharapkan tetap aman, lestari, dan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Perhutani KPH Banyumas Barat berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sekitar kawasan hutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan. (Byb/Twn)

Editor: Baim
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *