PURWODADI, PERHUTANI (19/08/2026) | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Pojok menghadiri sekaligus melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dan malam tirakatan yang bertempat di Balai Desa Kemadohbatur, Kecamatan Grobogan, pada Minggu (16/08).
Kegiatan malam tirakatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Perhutani, pemerintah desa, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Kemadohbatur. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kemadohbatur I.G. Adi Winarno, Babinsa Desa Kemadohbatur Serda Sutikno, Bhabinkamtibmas Desa Kemadohbatur Aiptu Jumartono, jajaran Perhutani BKPH Pojok, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial untuk memperkuat hubungan dan koordinasi antara Perhutani dengan masyarakat desa hutan. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung dan terbuka, diharapkan tercipta sinergi dalam menjaga keamanan kawasan hutan, mendukung kelestarian hutan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok Bambang Riantono menyampaikan bahwa momentum peringatan kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan gotong royong.
“Malam tirakatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mempererat silaturahmi antara Perhutani dengan pemerintah desa dan masyarakat. Melalui komunikasi sosial seperti ini, kami berharap hubungan yang sudah terjalin semakin baik sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan kelestarian hutan serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif,” ujar Bambang.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kelestarian hutan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat desa hutan perlu terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Desa Kemadohbatur I.G. Adi Winarno menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi Perhutani dalam kegiatan malam tirakatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan lintas sektor menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan hubungan yang harmonis di tengah masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Purwodadi, khususnya BKPH Pojok, yang telah hadir bersama masyarakat dalam malam tirakatan ini. Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap komunikasi dan sinergi dengan Perhutani terus terjaga sehingga berbagai kegiatan pembangunan dan upaya menjaga kelestarian hutan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Adi Winarno.
Kegiatan malam tirakatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, antara lain menjaga persatuan, membangun kepedulian sosial, meningkatkan gotong royong, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan komunikasi sosial dan malam tirakatan ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat desa hutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya keamanan kawasan hutan, pencegahan gangguan keamanan hutan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus memperkuat semangat bersama dalam mewujudkan hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera.
Editor : Diono
















Leave a Reply