PURWODADI, PERHUTANI (14/08/2026) | Dalam upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat desa hutan sekaligus mendukung kelancaran kegiatan pengelolaan hutan, Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Bandung melaksanakan komunikasi sosial bersama Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, pada Rabu (12/08). Kegiatan tersebut membahas pelaksanaan tanaman berjalan tahun 2026, sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi dan koordinasi antara Perhutani dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Kegiatan komunikasi sosial ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Perhutani membangun hubungan yang harmonis, terbuka, dan humanis dengan lembaga masyarakat desa hutan. Melalui komunikasi secara langsung, berbagai informasi terkait rencana dan pelaksanaan tanaman berjalan tahun 2026 dapat disampaikan dengan lebih jelas, sekaligus membuka ruang bagi LMDH untuk memberikan masukan berdasarkan kondisi di lapangan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa komunikasi sosial memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan hutan, khususnya dalam pelaksanaan tanaman berjalan tahun 2026.
“Komunikasi sosial ini merupakan langkah Perhutani untuk terus membangun koordinasi dan sinergi dengan LMDH serta masyarakat desa hutan. Melalui komunikasi yang baik, kami dapat menyamakan persepsi mengenai rencana tanaman berjalan tahun 2026, mulai dari persiapan, pelaksanaan, pemeliharaan hingga pengamanan tanaman. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar dengan mengedepankan kelestarian hutan dan keterlibatan masyarakat,” ujar Arie.
Menurutnya, keberhasilan tanaman berjalan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjaga dan memelihara tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Karena itu, Perhutani terus mendorong adanya komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan dengan LMDH maupun masyarakat desa hutan.
Sementara itu, Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, menyambut baik kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Perhutani. Ia menyatakan bahwa komunikasi secara langsung dapat memperkuat kerja sama serta memudahkan masyarakat memahami rencana kegiatan tanaman berjalan tahun 2026.
“Kami menyambut baik komunikasi yang dilakukan Perhutani. Dengan adanya koordinasi seperti ini, kami dapat mengetahui rencana tanaman berjalan tahun 2026 dengan lebih jelas dan dapat menyampaikan kondisi maupun masukan dari masyarakat. Kami siap mendukung Perhutani, terutama dalam menjaga tanaman dan kawasan hutan agar tetap aman serta lestari,” ungkap Supadi.
Lebih lanjut, komunikasi sosial tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesepahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan kawasan hutan, mencegah gangguan terhadap tanaman, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sumber daya hutan. Peran LMDH sebagai mitra Perhutani dinilai penting karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi bersama LMDH Tanjungharjo Manunggal dapat terus ditingkatkan, sehingga pelaksanaan tanaman berjalan tahun 2026 dapat terlaksana sesuai rencana. Dengan kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat, kegiatan pengelolaan hutan diharapkan tidak hanya menghasilkan tegakan yang sehat dan produktif, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.
Editor : Diono
















Leave a Reply