Perhutani Kebonharjo dan Forkopimca Sedan Perkuat Sinergi, Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla

Perhutani Kebonharjo dan Forkopimca Sedan Perkuat Sinergi, Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla

KEBONHARJO (24/08/2026) | Perhutani dan Forkopimcam Sedan Gelar Apel Siaga Karhutla. Memasuki musim kemarau dan sebagai langkah antisipasi dini terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sedan menggelar Apel Siaga Bencana Karhutla, Senin (24/08).

Kegiatan yang berlangsung di petak 14, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bedog, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karas, tersebut diikuti puluhan personel gabungan yang terdiri atas jajaran BKPH Karas, Polsek Sedan, Koramil Sedan, unsur pemerintah kecamatan, Satuan Pemadam Kebakaran, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Administratur KPH Kebonharjo yang diwakili Kepala BKPH Karas, Agus Murdiyanto, menyampaikan bahwa apel siaga tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Langkah ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memetakan serta mengawasi titik-titik rawan kebakaran di wilayah BKPH Karas, KPH Kebonharjo, khususnya di Kecamatan Sedan,” kata Agus Murdiyanto.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, terutama dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya Karhutla.

Sementara itu, perwakilan Koramil Sedan, M. Kholik, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pengamanan kawasan hutan melalui patroli bersama di titik-titik yang rawan Karhutla. Selain kesiapan personel dan peralatan pemadaman, pemetaan wilayah berisiko tinggi serta edukasi kepada masyarakat sekitar hutan juga terus diperkuat.

“Koramil Sedan melalui Babinsa akan terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan, atau membuka lahan dengan cara membakar,” tegas M. Kholik.

Camat Sedan bersama unsur TNI-Polri menyambut positif koordinasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya perlindungan kawasan hutan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan sehingga kelestarian lingkungan serta keamanan masyarakat di sekitar kawasan hutan tetap terjaga. (Kbh-Ari)

Editor: Baim
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *