PURWODADI, PERHUTANI (24/08/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama Kasat Binmas Polsek Tawangharjo, terkait penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang berada di kawasan hutan, Jumat (21/08).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Perhutani dan Kepolisian dalam mendorong pemanfaatan lahan hutan secara produktif, tertib, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan. Komunikasi sosial juga dilakukan untuk menyamakan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan lahan yang dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi utama kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok Bambang Riantono, menyampaikan bahwa ketahanan pangan di sekitar kawasan hutan dapat dikembangkan melalui pengelolaan lahan secara bijak dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Perhutani terus mendorong pemanfaatan lahan kawasan hutan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat. Namun, pemanfaatan tersebut harus dilakukan secara tertib, tidak merusak tegakan maupun ekosistem hutan, serta tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan. Sinergi dengan Kepolisian dan masyarakat sangat penting agar kegiatan pemanfaatan lahan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bersama,” ujar Bambang.
Menurutnya, keberadaan kawasan hutan memiliki fungsi yang sangat penting, bukan hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai penyangga kehidupan, penyimpan air, pengendali erosi, serta habitat berbagai jenis flora dan fauna. Karena itu, setiap aktivitas di dalam kawasan hutan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Kasat Binmas Polsek Tawangharjo Aiptu Edik Sariyanto menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya Perhutani dalam mengembangkan ketahanan pangan dengan tetap menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
“Kami mendukung langkah Perhutani dalam mengoptimalkan lahan hutan untuk mendukung ketahanan pangan. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa pemanfaatan lahan harus dilakukan secara bertanggung jawab, tidak melakukan pembakaran, tidak merusak tanaman kehutanan, dan tetap menjaga keamanan kawasan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya AIPTU Edik Sariyanto.
Lebih lanjut, komunikasi sosial tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat peran masyarakat sebagai mitra Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan hutan, termasuk pencurian hasil hutan, perambahan, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan jajaran Kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar hutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, aman, dan lestari. Pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus tetap mempertahankan fungsi ekologis kawasan hutan.
Melalui kolaborasi tersebut, ketahanan pangan dan kelestarian hutan diharapkan dapat berjalan beriringan, sehingga kawasan hutan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini sekaligus terjaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.
Editor : Diono
















Leave a Reply