KEDU UTARA (08/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Lestari, Desa Ngadisepi, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Kegiatan yang berlangsung di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jumo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, tersebut membahas penggalian potensi agroforestri sekaligus evaluasi dampak ekonomi kegiatan kehutanan bagi masyarakat desa sekitar hutan, Jumat (04/09).
Kegiatan komsos menjadi ruang bersama untuk mengidentifikasi berbagai potensi tanaman yang dapat dikembangkan secara produktif dengan tetap memperhatikan fungsi dan kelestarian kawasan hutan. Melalui pengelolaan agroforestri yang tepat, lahan di bawah tegakan diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat.
Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, mengatakan bahwa pengembangan agroforestri perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar manfaat ekonomi yang diterima masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian hutan.
“Perhutani terus mendorong kolaborasi dengan LMDH untuk menggali potensi agroforestri yang sesuai dengan kondisi wilayah. Evaluasi manfaat ekonomi penting dilakukan agar program yang berjalan benar-benar memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian hutan,” ujarnya.
Ketua LMDH Rimba Lestari, Slamet, menyambut baik komunikasi yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, pendampingan dan koordinasi secara rutin membantu masyarakat memahami peluang pengembangan usaha produktif di kawasan sekitar hutan.
“Kami berharap potensi agroforestri di Desa Ngadisepi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat. Kami siap berkolaborasi dengan Perhutani untuk menjaga hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Slamet.
Perhutani berharap sinergi bersama LMDH Rimba Lestari dapat semakin erat, khususnya dalam mengoptimalkan potensi agroforestri. Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan hutan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang mampu mendukung peningkatan ekonomi masyarakat Desa Ngadisepi secara berkelanjutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Nasyia
Copyright © 2026
















Leave a Reply