Perhutani KPH Purwodadi Perkuat Komunikasi Sosial Bersama LMDH Godan Wana Lestari Dukung Tanaman Tahun 2026

PURWODADI, PERHUTANI (09/09/2026) |  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Godan Wana Lestari terkait rencana tanaman tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (8/09) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat desa hutan dalam mendukung keberhasilan pengelolaan dan kelestarian kawasan hutan.

Kegiatan komunikasi sosial ini menjadi momentum untuk membangun koordinasi dan menyamakan persepsi antara Perhutani dengan LMDH Godan Wana Lestari mengenai pelaksanaan kegiatan tanaman tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal, antara lain kesiapan lokasi tanaman, pemeliharaan tanaman, pengamanan kawasan, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Jajaran Perhutani BKPH Sambirejo juga memberikan pemahaman kepada pengurus LMDH mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan. Masyarakat desa hutan diharapkan dapat ikut berperan dalam pengawasan dan pemeliharaan tanaman, termasuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penebangan liar, maupun gangguan lainnya yang dapat menghambat keberhasilan tanaman tahun 2026.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa komunikasi sosial dengan LMDH merupakan bagian penting dalam membangun kerja sama yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat desa hutan.

“Komunikasi sosial ini kami lakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dengan LMDH Godan Wana Lestari terkait rencana tanaman tahun 2026. Keberhasilan tanaman tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat desa hutan. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga, memelihara, dan mengamankan tanaman sehingga dapat tumbuh optimal serta memberikan manfaat bagi kelestarian hutan,” ujar Susilo.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Perhutani terus mendorong terjalinnya komunikasi yang terbuka dengan LMDH agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Sementara itu, Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Sutadi, menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan koordinasi yang dilakukan jajaran Perhutani BKPH Sambirejo.

“Kami siap mendukung program tanaman tahun 2026 dan ikut menjaga keberhasilan tanaman di kawasan hutan. Melalui komunikasi seperti ini, kami dapat memahami rencana dan arahan Perhutani sekaligus menyampaikan kondisi serta masukan dari masyarakat. Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan untuk menjaga kelestarian hutan,” ungkap Sutadi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat desa hutan memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan. Dengan adanya koordinasi yang baik, masyarakat dapat turut membantu melakukan pemantauan serta melaporkan apabila menemukan potensi gangguan terhadap tanaman maupun kawasan hutan.

Kegiatan komunikasi sosial tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberhasilan tanaman tahun 2026. Perhutani dan LMDH Godan Wana Lestari sepakat bahwa keberhasilan pembangunan hutan membutuhkan sinergi, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.

Melalui komunikasi sosial yang berkesinambungan, Perhutani KPH Purwodadi berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat desa hutan semakin solid. Dengan demikian, program tanaman tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan mampu mendukung terwujudnya hutan yang lestari, aman, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *