PURWODADI, PERHUTANI (07/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok melaksanakan patroli gabungan pengamanan hutan di petak 61 A-1 seluas 24 hektare, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogomanik, BKPH Pojok, pada Minggu (6/9).
Patroli tersebut menyasar kawasan hutan tanaman jati tahun tanam 1992. Kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman, sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan keamanan hutan yang dapat mengancam kelestarian tegakan maupun ekosistem hutan.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Perhutani BKPH Pojok melakukan penyisiran kawasan dan pemantauan secara langsung terhadap kondisi petak hutan. Patroli juga menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan petugas terhadap kemungkinan terjadinya pencurian kayu, perambahan, pembukaan lahan tanpa izin, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan kelestarian hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok Bambang Riantono menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan secara berkelanjutan.
“Patroli gabungan ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dan terjaga. Petak 61 A-1 merupakan kawasan tanaman jati tahun 1992 yang harus kita lindungi bersama. Selain melakukan pemantauan kondisi tegakan, kegiatan ini juga untuk mendeteksi sejak dini apabila terdapat potensi gangguan keamanan hutan,” ujar Bambang.
Menurutnya, pengamanan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas Perhutani, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat sekitar hutan. Sinergi dengan masyarakat menjadi penting karena masyarakat merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan kawasan hutan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keamanan hutan akan semakin kuat apabila terbangun kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat sekitar hutan untuk ikut menjaga dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan. Dengan kebersamaan, hutan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Mujiyanto, warga Dusun Tlogomanik, menyambut baik pelaksanaan patroli gabungan yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, keberadaan hutan yang aman dan lestari memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami mendukung kegiatan patroli seperti ini. Hutan harus dijaga bersama agar tetap aman dan tidak terjadi pencurian maupun kerusakan. Kalau hutannya terjaga, manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat, terutama untuk menjaga lingkungan dan sumber air,” ungkap Mujiyanto.
Patroli gabungan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menjaga kelestarian hutan melalui pengamanan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Kawasan hutan yang terjaga dari berbagai gangguan akan mendukung pertumbuhan tanaman jati secara optimal serta mempertahankan fungsi ekologis hutan.
Selain pengamanan terhadap gangguan keamanan hutan, jajaran Perhutani juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya pada kondisi cuaca kering. Pemantauan lapangan dilakukan untuk memastikan kawasan hutan tetap dalam kondisi aman serta mendorong masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Melalui patroli gabungan dan komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan, Perhutani KPH Purwodadi berharap tercipta sinergi yang semakin kuat dalam menjaga kawasan hutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani untuk mewujudkan hutan yang aman, sehat, produktif, dan lestari sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.
Editor : Diono













Leave a Reply