PURWODADI, PERHUTANI (11/09/2026) | Perum Perhutani KPH Purwodadi melaksanakan kegiatan pembinaan kepada jajaran lapangan sekaligus patroli untuk memantau kondisi kawasan hutan dan persiapan tanaman tahun 2026 di wilayah RPH Teges, BKPH Tumpuk, pada Kamis (10/09).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Perhutani BKPH Tumpuk dan dipimpin langsung oleh Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristiawan. Pembinaan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kualitas kinerja jajaran dalam menjalankan tugas pengelolaan kawasan hutan. Setelah pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama menyusuri kawasan hutan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, termasuk kesiapan areal yang akan digunakan untuk kegiatan tanaman tahun 2026.
Dalam arahannya, Wakil Administratur KPH Purwodadi Henry Kristiawan menekankan bahwa kinerja jajaran lapangan harus terus ditingkatkan dengan mengedepankan koordinasi, kedisiplinan, kepedulian terhadap kondisi kawasan, serta pelaksanaan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pembinaan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas di lapangan. Setiap jajaran harus memahami tanggung jawabnya, tidak hanya dalam pencapaian target pekerjaan, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Patroli bersama juga penting untuk memastikan kondisi lapangan terpantau dengan baik, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Henry.
Menurutnya, persiapan tanaman tahun 2026 harus dilakukan secara matang sejak tahap awal. Pemeriksaan kondisi lapangan, kesiapan lahan, kebersihan areal, akses menuju lokasi, hingga kesiapan tenaga dan sarana pendukung perlu diperhatikan agar pelaksanaan tanaman nantinya dapat berjalan optimal.
“Persiapan tanaman harus dilakukan dengan sungguh-sungguh karena keberhasilan tanaman tidak hanya ditentukan saat penanaman, tetapi juga dari bagaimana persiapannya. Kita ingin tanaman tahun 2026 dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan hutan,” tambahnya Henry.
Dalam pelaksanaan patroli, jajaran Perhutani juga melakukan pemantauan terhadap kondisi tegakan dan lingkungan sekitar kawasan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk menjaga keamanan hutan dari berbagai potensi gangguan serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap keberadaan dan fungsi hutan.
Sementara itu, warga Dusun Teges, Suwarno, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, kehadiran petugas Perhutani di lapangan dan komunikasi yang terjalin dengan masyarakat dapat memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga kawasan hutan.
“Kami sebagai warga sangat mendukung kegiatan Perhutani, terutama patroli dan pemantauan kawasan. Hutan ini harus dijaga bersama karena keberadaannya juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang baik, kami berharap keamanan hutan tetap terjaga dan tanaman yang dipersiapkan dapat tumbuh dengan baik,” ungkap Suwarno.
Kegiatan pembinaan dan patroli tersebut menjadi bagian dari langkah Perhutani KPH Purwodadi dalam memastikan pelaksanaan tugas pengelolaan hutan berjalan secara efektif, terarah, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kinerja internal, keterlibatan masyarakat sekitar juga menjadi kekuatan penting dalam menciptakan kondisi hutan yang aman dan lestari.
Melalui pembinaan, patroli, serta persiapan tanaman yang dilakukan secara terpadu, Perhutani KPH Purwodadi terus berkomitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus memastikan regenerasi tegakan dapat berjalan dengan baik. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya kawasan hutan yang produktif, aman, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar hutan.
Editor Diono













Leave a Reply