Perhutani Kebonharjo Perkuat Sinergi Persiapan TMMD Reguler ke-130

KEBONHARJO (23/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Perhutani dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026 yang berlokasi di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Selasa (22/09).

Kegiatan Rakor yang diinisiasi oleh Kodim 0720/Rembang tersebut dihadiri oleh perwakilan jajaran Kodim 0720/Rembang, jajaran Perhutani KPH Kebonharjo, instansi pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sale, tokoh agama dan masyarakat, serta Pemerintah Desa Ngajaran. Agenda pertemuan membahas koordinasi teknis, kesiapan sarana dan prasarana, serta pemetaan lokasi sasaran fisik dan nonfisik yang akan dikerjakan selama kegiatan TMMD berlangsung.

Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tawaran, Junaedi, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor antara TNI, Perhutani, dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk membuka aksesibilitas wilayah yang masih terisolasi di sekitar kawasan hutan.

“Perhutani senantiasa mendukung penuh program TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 di Desa Ngajaran. Keterbukaan akses jalan serta peningkatan infrastruktur desa tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membantu kelancaran pengawasan serta pengelolaan kawasan hutan secara berkelanjutan,” ujar Junaedi mewakili manajemen Perhutani KPH Kebonharjo.

Ia menambahkan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Perhutani berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendukung kelancaran seluruh tahapan kegiatan TMMD di Desa Ngajaran.

Sementara itu, Kodim 0720/Rembang yang diwakili Perwira Seksi Teritorial (Pasiter), Kapten Kav. Suparyanto, mengapresiasi keterbukaan dan kepedulian Perhutani KPH Kebonharjo. Kerja sama tersebut dinilai penting dalam membuka aksesibilitas wilayah, memperlancar jalur perekonomian warga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan.

Fokus utama sasaran fisik TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 di Desa Ngajaran mencakup perbaikan dan pembukaan jalan penghubung, pembenahan drainase, serta pembangunan dan perbaikan fasilitas umum masyarakat. Selain kegiatan fisik, Rakor tersebut juga menyepakati sejumlah program nonfisik, seperti penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, edukasi pelestarian lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta menggiatkan kembali budaya gotong royong antara prajurit TNI, personel Perhutani, dan masyarakat setempat.

Melalui sinergi tersebut, Perhutani KPH Kebonharjo berharap pelaksanaan TMMD di Desa Ngajaran dapat berjalan aman dan lancar serta memberikan dampak positif bagi peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan. (Kbh-Ari)

Editor: Annisha

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *