KEDU UTARA (29/09/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus berupaya menjaga keamanan dan kelestarian hutan melalui patroli preventif bersama Sekretaris Desa Kemuning, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) IX, LSM Javan Wildlife Institute (JAWI), tokoh pemuda Desa Kemuning, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Sejahtera, Desa Kemuning, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Minggu (27/09).
Patroli dilaksanakan di petak 23E, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, dengan menyusuri kawasan hutan sekaligus memantau kondisi keamanan kawasan dan keberadaan satwa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan hutan, terutama aktivitas yang dapat mengancam habitat dan kelangsungan hidup satwa liar.
Selain pemantauan lapangan, patroli juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kepedulian bersama. Keterlibatan pemerintah desa, unsur kehutanan, organisasi masyarakat, pemuda, dan LMDH menunjukkan bahwa perlindungan hutan membutuhkan sinergi berbagai pihak secara konsisten dan berkelanjutan.
Administratur KPH Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa keamanan hutan harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan keanekaragaman hayati.
“Patroli preventif menjadi langkah penting untuk memastikan kawasan hutan tetap aman sekaligus memberikan perlindungan terhadap habitat dan satwa yang ada di dalamnya. Sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar pengelolaan hutan dapat berjalan secara lestari,” ujarnya.
Sekretaris Desa Kemuning Supadi mengatakan bahwa masyarakat desa memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan kawasan hutan yang berada di sekitar wilayahnya.
“Kami mendukung patroli bersama ini. Masyarakat akan terus kami dorong untuk ikut menjaga hutan, termasuk melindungi satwa dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu habitatnya,” katanya.
Melalui patroli bersama tersebut, Perhutani dan para pihak berkomitmen memperkuat pengawasan kawasan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan kondisi hutan yang aman, terlindungi, dan lestari sehingga keberadaan satwa serta fungsi ekologis kawasan dapat terus terjaga bagi generasi mendatang. (Kdu/Nurul)
Editor: Febby
Copyright ©️ 2026













Leave a Reply