Perhutani KPH Kedu Utara Dampingi Survei Lokasi Praktik HHBK Saka Wanabakti

KEDU UTARA 29/09/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendampingi Tim Panitia Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah melakukan survei lokasi praktik pemungutan hasil hutan bukan kayu (HHBK) bagi peserta Saka Wanabakti dalam rangka Perkemahan Wirakarya Daerah (PWD) XI Kwarda Jawa Tengah, Sabtu (26/09).

Survei berlangsung di kawasan hutan Perhutani yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan PWD XI Kwarda Jawa Tengah sekaligus untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat praktik dan pembelajaran peserta.

Dalam survei tersebut, Perhutani bersama tim panitia meninjau kondisi lapangan, akses menuju lokasi, serta potensi hasil hutan bukan kayu yang dapat dimanfaatkan sebagai materi praktik. Peninjauan juga mencakup aspek keamanan dan kesiapan sarana pendukung agar kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, serta memberikan pengalaman edukatif bagi peserta.

Pendampingan Perhutani dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kepramukaan yang memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya hutan.

Administratur KPH Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa Perhutani siap bersinergi dengan Kwarda Jawa Tengah dalam mendukung kegiatan Saka Wanabakti.

“Perhutani mendukung kegiatan Saka Wanabakti sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal hutan dan potensi hasil hutan bukan kayu. Melalui survei ini, Perhutani bersama panitia memastikan lokasi praktik sesuai, aman, dan tetap mengedepankan kelestarian hutan,” ujar Dimyati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan di kawasan hutan diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pengelolaan dan pemanfaatan potensi hutan secara bijaksana.

“Harapannya, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, tetapi juga tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga hutan sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat,” imbuhnya.

Perhutani berharap pelaksanaan PWD XI Kwarda Jawa Tengah dapat berjalan lancar serta menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat kecintaan generasi muda terhadap hutan dan lingkungan. (Kdu/Nurul)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *