KEBONHARJO (02/10/2026) | Sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap masyarakat di sekitar kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa air bersih kepada warga Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Kamis (01/10).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan keperluan rumah tangga sehari-hari warga yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan.
Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, menyampaikan bahwa kegiatan TJSL tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di tengah masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.
“Kami memahami betul kesulitan yang dirasakan oleh warga Desa Nglengkir dalam mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Melalui program TJSL ini, kami berupaya meringankan beban masyarakat sekitar hutan yang menjadi mitra strategis kami dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Yohanes.
Pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan armada tangki air yang mengangkut air langsung ke titik-titik permukiman warga yang paling membutuhkan. Kedatangan truk tangki air bersih disambut antusias oleh warga Desa Nglengkir yang telah menyiapkan jeriken, ember, dan berbagai wadah penampungan air.
Sementara itu, Kepala Desa Nglengkir, Suparman, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Perhutani atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Warga berharap sinergi dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya saat musim kemarau, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Administratur KPH Kebonharjo, didampingi jajarannya, serta disaksikan oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bogorejo dan Pemerintah Desa Nglengkir.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Perhutani berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat memenuhi kebutuhan vital warga hingga kondisi kembali normal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat desa hutan. (Kbh-Ari)
Editor: Annisha
Copyright © 2026
















Leave a Reply