Perhutanin Serahkan Asuransi kepada Ahli Waris Penyadap di BKPH Bandar

PEKALONGAN TIMUR, (07/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menunjukkan kepeduliannya terhadap para penyadap yang berperan penting dalam mendukung kegiatan produksi hasil hutan bukan kayu. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyerahan manfaat asuransi kepada ahli waris penyadap Tarmuji di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandar, Kecamatan Blado.

Penyerahan manfaat asuransi dilakukan secara langsung oleh Kepala Seksi Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Teknologi Informasi (IT) KPH Pekalongan Timur kepada ahli waris penyadap Tarmuji. Proses penyerahan didampingi oleh Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur Toto Suwaranto sebagai bentuk perhatian dan komitmen Perhutani terhadap perlindungan serta kesejahteraan para penyadap dan keluarganya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kepedulian dan kekeluargaan. Kehadiran jajaran KPH Pekalongan Timur dalam penyerahan tersebut menunjukkan bahwa aspek perlindungan tenaga penyadap menjadi perhatian penting perusahaan, tidak hanya dalam menjalankan aktivitas pekerjaan, tetapi juga dalam memberikan manfaat perlindungan kepada keluarga dan ahli waris.

Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur Toto Suwaranto menyampaikan bahwa penyadap memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan produksi getah pinus. Para penyadap bekerja secara langsung di kawasan hutan dengan berbagai kondisi medan dan lingkungan kerja sehingga perlindungan terhadap mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan Perhutani.

“Penyerahan manfaat asuransi ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani kepada penyadap dan keluarganya. Kami berharap manfaat yang diberikan dapat membantu ahli waris dan menjadi wujud perhatian perusahaan terhadap keluarga penyadap,” ujar Toto.

Menurut Toto, keberadaan program perlindungan bagi penyadap diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan para penyadap dalam menjalankan tugas. Perhutani terus berupaya menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan para penyadap melalui komunikasi, pembinaan, serta perhatian terhadap aspek kesejahteraan dan keselamatan kerja.

Sementara itu, Kepala Seksi Keuangan, SDM, dan IT KPH Pekalongan Timur menyampaikan bahwa penyerahan manfaat asuransi kepada ahli waris merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada penyadap. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak yang berhak agar proses pemberian manfaat dapat berjalan dengan baik.

Program perlindungan tersebut memiliki arti penting bagi para penyadap karena aktivitas penyadapan dilakukan secara rutin di kawasan hutan. Kondisi medan yang beragam serta aktivitas pekerjaan di lapangan membutuhkan perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh sebab itu, selain perlindungan melalui program asuransi, Perhutani juga terus mendorong penerapan budaya keselamatan dalam setiap kegiatan.

Para penyadap diharapkan selalu memperhatikan kondisi lingkungan kerja, menggunakan perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti prosedur kerja yang telah ditetapkan. Keselamatan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan produksi sekaligus memberikan rasa aman bagi para pekerja dan keluarganya.

Kegiatan penyerahan manfaat asuransi kepada ahli waris penyadap Tarmuji juga menjadi momentum untuk meningkatkan hubungan antara jajaran Perhutani dan para penyadap di wilayah BKPH Bandar. Hubungan yang baik diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang semakin terbuka sehingga berbagai kondisi dan kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan penyadapan dapat dikoordinasikan secara bersama.

Para penyadap memiliki kontribusi besar terhadap kegiatan produksi getah pinus sebagai salah satu hasil hutan bukan kayu. Melalui kerja keras mereka di lapangan, kegiatan produksi dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian tegakan dan lingkungan.

Perhutani KPH Pekalongan Timur menyadari bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh aspek produksi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, perhatian terhadap keselamatan, perlindungan, kesejahteraan, dan hubungan kerja dengan para penyadap menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian tujuan pengelolaan hutan.

Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur Toto Suwaranto juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi antara jajaran Perhutani dan para penyadap. Dengan komunikasi yang baik, berbagai permasalahan di lapangan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui penyerahan manfaat asuransi tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap keluarga penyadap Tarmuji dapat menerima manfaat tersebut dengan baik. Perhutani juga terus berkomitmen memberikan perhatian kepada para penyadap yang telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan produksi serta pengelolaan sumber daya hutan.

Kegiatan di BKPH Bandar, Kecamatan Blado, tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Perhutani terhadap tenaga penyadap dan keluarganya. Perlindungan melalui asuransi diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin baik antara perusahaan, penyadap, dan masyarakat sekitar hutan.

Dengan semangat kebersamaan, Perhutani KPH Pekalongan Timur akan terus meningkatkan perlindungan dan pembinaan kepada para penyadap. Tidak hanya berorientasi pada pencapaian produksi, Perhutani juga berkomitmen memastikan kegiatan pengelolaan hasil hutan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan. (Pkt/Ran)

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *