CEPU (09/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu terus meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel Polisi Kehutanan (Polhut) dalam menjalankan tugas pengamanan hutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembekalan teknik bela diri praktis dan taktis untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di lapangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (9/10).
Administratur KPH Cepu, Yeni Ernaningsih, menyampaikan bahwa pembekalan bela diri bagi personel Polhut merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesiapan petugas saat melaksanakan patroli maupun kegiatan pengamanan hutan. Menurutnya, personel Polhut perlu memiliki kemampuan fisik, mental, serta keterampilan untuk menghadapi berbagai situasi yang berpotensi mengancam keselamatan saat bertugas di lapangan.
“Pembekalan teknik bela diri praktis dan taktis ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapsiagaan personel Polhut dalam menjalankan tugas. Namun, yang paling utama adalah mengedepankan sikap profesional, mengutamakan keselamatan, serta bertindak sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Yeni Ernaningsih.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polhut mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar bela diri, pengendalian situasi, perlindungan diri, serta cara menghadapi potensi ancaman secara terukur. Materi pembekalan diarahkan agar petugas mampu mengambil keputusan secara tepat ketika menghadapi situasi yang tidak kondusif. Selain itu, petugas diharapkan mengutamakan pendekatan persuasif dan menghindari penggunaan kekuatan secara berlebihan.
Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Khoirun, menyampaikan bahwa pembekalan tersebut merupakan langkah positif untuk memperkuat kemampuan personel Polhut yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan hutan. Ia menekankan pentingnya latihan yang terarah, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap prosedur penanganan situasi berisiko agar setiap tindakan petugas tetap terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Melalui pembekalan ini, kami berharap personel Polhut semakin terampil dalam melindungi diri, mengendalikan situasi, dan menghadapi potensi gangguan keamanan secara profesional. Kemampuan bela diri bukan untuk mencari konfrontasi, melainkan sebagai bekal perlindungan diri dan upaya mengendalikan keadaan dengan tetap mengutamakan keselamatan semua pihak,” ungkap AKP Khoirun.
Melalui kegiatan pembekalan ini, Perhutani KPH Cepu bersama Polres Blora berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel Polhut yang bertugas di lapangan. Peningkatan keterampilan dan kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengamanan hutan secara lebih optimal, menciptakan situasi yang kondusif, serta menjaga kelestarian hutan agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.(Cpu/Pai)
Editor: Nasyia
Copyright © 2026,













Leave a Reply