RANDUBLATUNG (14/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non-PUMK berupa air bersih kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur di Desa Kepoh, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Selasa (13/10). Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Perhutani terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Penyaluran bantuan tersebut bertujuan mendukung ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada warga sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan masyarakat desa sekitar hutan.
Kegiatan penyaluran bantuan dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banyuurip, Kevin Alrino Damara, beserta staf, Staf Keuangan KPH Randublatung, Budi Suprihatin, Ketua LMDH Jati Makmur, Bambang Sutrisno, serta masyarakat Desa Kepoh yang menerima manfaat dari bantuan air bersih tersebut.
Administratur KPH Randublatung, Rovi Tri Kuncoro, melalui Kepala BKPH Banyuurip, Kevin Alrino Damara, menyampaikan bahwa program TJSL menjadi salah satu sarana bagi Perhutani untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
“Bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian Perhutani kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kepoh. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta mendukung upaya pelestarian hutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Jati Makmur, Bambang Sutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Randublatung atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Desa Kepoh. Menurutnya, perhatian tersebut merupakan bentuk nyata kemitraan antara Perhutani dan masyarakat yang tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan hutan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kebutuhan warga.
Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga hubungan antara Perhutani dan LMDH semakin erat serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui program TJSL ini, Perhutani terus mendorong terwujudnya sinergi antara pengelolaan hutan yang lestari dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan menjadi landasan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mewujudkan kehidupan masyarakat desa sekitar hutan yang lebih baik. (Rdb/Jun).
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply