Purworejo KPH Kedu Selatan | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan menghadiri pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Redin, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Selasa (13/10). Desa Redin merupakan wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gebang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Purworejo, KPH Kedu Selatan.
Kegiatan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” merupakan program lintas sektoral yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai unsur masyarakat. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui pembangunan infrastruktur fisik dan kegiatan nonfisik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembukaan TMMD tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Purworejo, Komandan Distrik Militer (Dandim), unsur Komando Distrik Militer (Kodim) di wilayah Gebang, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gebang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, menyampaikan bahwa semangat gotong royong dalam pelaksanaan TMMD tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perhutani KPH Kedu Selatan turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektoral dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Perhutani diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Purworejo, Supriyanto, bersama Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gebang, Sutrisno.
Kehadiran Perhutani dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, semangat kebersamaan diharapkan semakin tumbuh dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan desa serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. (Kds/Bhs).
Editor: Nasyia
Copyright © 2026
















Leave a Reply