KEDU UTARA (15/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan koordinasi bersama Pemerintah Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini juga bertujuan menjaga keamanan kawasan hutan serta keselamatan masyarakat dan pendaki Gunung Andong, Minggu (11/10).
Desa Jogoyasan berada di kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Kawasan tersebut memiliki potensi wisata pendakian Gunung Andong yang banyak dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian bersama untuk menjaga kelestarian hutan dan mencegah terjadinya kebakaran.
Dalam koordinasi tersebut, Perhutani bersama pemerintah desa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api, terutama saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di kawasan hutan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi gangguan keamanan hutan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kebakaran sekaligus menjaga fungsi ekologis hutan.
“Kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah karhutla. Perhutani mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan kondisi yang membahayakan keamanan hutan,” ujar Herman.
Kepala Desa Jogoyasan, Ashari, menyambut baik koordinasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung upaya Perhutani melalui penyampaian edukasi kepada masyarakat agar kepedulian terhadap kelestarian hutan semakin meningkat.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga hutan dan memberikan perhatian terhadap keselamatan pendaki Gunung Andong. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama demi keamanan warga, kenyamanan wisatawan, dan kelestarian lingkungan,” ungkap Ashari.
Melalui koordinasi ini, Perhutani berharap sinergi berkelanjutan antara pengelola hutan dan pemerintah desa dapat terus terjalin untuk mewujudkan kawasan hutan yang aman dan lestari serta mendukung kegiatan wisata pendakian yang tertib dan bertanggung jawab. (Kdu/Nurul)
Editor: Farah
Copyright ©️ 2026
















Leave a Reply