Perhutani BKPH Ambarawa Gandeng Pemerintah Desa dan TRC untuk Perkuat Harmoni Masyarakat Sekitar Hutan

KEDU UTARA, AMBARAWA (13/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui jajaran petugas lapangan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa melaksanakan koordinasi bersama Pemerintah Desa Sambungrejo dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Sambungrejo di Balai Desa Sambungrejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (13/05). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dan komunikasi lintas pihak.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan koordinasi antara Perhutani, pemerintah desa, serta masyarakat dalam membahas penyelesaian berbagai persoalan di lapangan sekaligus membangun komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat kerja sama yang harmonis.

Hadir dalam kegiatan tersebut petugas Perhutani BKPH Ambarawa, Sekretaris Desa Sambungrejo, Kepala Dusun Pringapus, Tim TRC Sambungrejo, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa Herman Sutrisno menyampaikan bahwa Perhutani selalu terbuka terhadap komunikasi dan koordinasi bersama seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah desa. Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan di lapangan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan kolaborasi bersama.

“Perhutani pada prinsipnya terbuka dan siap berkolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun tim relawan dalam penanganan dan penyelesaian persoalan di lapangan. Melalui komunikasi yang baik, Perhutani berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijak, kondusif, dan tetap mengedepankan kepentingan bersama,” ujar Herman.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mendukung keberlangsungan fungsi sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah sekitar hutan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sambungrejo Purwanto mengapresiasi langkah koordinasi yang dilakukan Perhutani bersama unsur desa dan masyarakat. Ia menilai komunikasi terbuka seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan baik serta mempercepat penanganan persoalan yang muncul di lapangan.

“Kami menyambut baik adanya koordinasi ini. Dengan duduk bersama, segala sesuatu dapat dibicarakan secara terbuka sehingga solusi yang dihasilkan juga dapat diterima semua pihak. Pemerintah desa berharap sinergi seperti ini terus terjalin demi menjaga situasi yang aman dan harmonis,” ungkap Purwanto.

Hal senada disampaikan Tim TRC Sambungrejo Fauzan yang menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung langkah koordinasi dan komunikasi bersama Perhutani maupun pemerintah desa dalam membantu penanganan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di wilayah Sambungrejo.

“Kami dari TRC Sambungrejo siap mendukung komunikasi dan koordinasi bersama semua pihak. Harapannya, apabila ada persoalan di lapangan dapat segera ditangani secara cepat, humanis, dan tidak berkembang menjadi hal yang lebih besar,” jelas Fauzan.

Melalui kegiatan koordinasi tersebut, diharapkan hubungan antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat semakin solid sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif serta mendukung pengelolaan kawasan hutan yang aman, lestari, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *